![]()
BEKASI (Independensi.com)- Ajang Indonesia Water Forum (IWF) 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta, dimanfaatkan Perumda Tirta Bhagasasi untuk perkembangan teknologi modern pada sektor pengelolaan air minum.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan Perumda Tirta Bhagasasi mengunjungi sejumlah stand pameran industri water utility, diantaranya PT Urip Gumulya.
Seperti diketahui PT Urip Gumulya merupakan perusahaan penyedia sistem perpompaan yang juga merupakan Anggota Luar Biasa Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).
Tim Perumda Tirta Bhagasasi berdiskusi dengan Marketing Executive PT Urip Gumulya, Joseph William. Dalam diskusi, dibahas mengenai solusi efisiensi dan keandalan sistem distribusi air bersih.
Diskusi tersebut, menjadi ajang tanya jawab berbagai tantangan teknis operasional jaringan di lapangan. Dalam diskusi itu, beberapa solusi teknologi yang dibahas meliputi pumping system, control panel, valve dan actuator, pipe coupling, flowmeter, instrumen pemantauan (monitoring instrument), hingga integrasi sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).
Juga mengulas tentang pemanfaatan teknologi DMA Compact. Yakni sebuah sistem yang menggabungkan pemantauan aliran air, pengendalian tekanan, dan analisis data terpadu untuk mengoptimalkan manajemen jaringan distribusi.
Dalam diskusi, Perumda Tirta Bhagasasi memandang interaksi dengan penyedia teknologi seperti PT Urip Gumulya merupakan hal penting sebagaibahan pertimbangan dalam rencana modernisasi dan peningkatan efektivitas efisiensi pengelolaan air minum di Kabupaten Bekasi.
Sebagaimana diketahui, Perumda Tirta Bhagasasi, dalam operasionalnya melayani sekitar 250.000 pelanggan, juga menggunakan kekuatan pompa yang harus menggunakan daya listrik dalam mendistribusikan air bersih kepada pelanggan. (jonder sihotang)

