Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh
Asrorun Niam Sholeh (kiri) bersama Soenarto. (foto Budi/independensi.com)

Kemenpora dan UBK Bantu Mahasiswa Ciptakan Berbagai Peluang Usaha atau Lapangan Kerja

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali melanjutkan salah satu program pengembangan pemuda, yakni dengan menggelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda 2019.

Universitas Bung Karno (UBK) kini menjadi lokasi dari rangkaian kegiatan Tahap I tersebut dengan mengusung tema “Entrepreneurship Patriotik”. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh, mengatakan jika kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar pihaknya guna menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan pemuda.
“Pemuda merupakan lapisan paling strategis untuk menumbuhkan wirausahawan- wirausahawan yang akan mengantarkan kemandirian kita sebagai bangsa,” kata Niam dalam acara yang berlangsung  di Aula Fatmawati Soekarno, Kampus UBK Kimia, Jakarta Pusat tersebut.
Dia juga berharap, dengan adanya hal ini  mampu memunculkan alumni-alumni terbaik. “Melalui mekanisme seleksi tentunya, guna masuk ke jenjang pendidikan pada tahap berikutnya. Yaitu pendampingan untuk mengembangkan wirausahawan muda,” imbuhnya.
Bagi kaum muda yang sudah melalui proses kuliah kewirausahaan pemuda, mereka akan masuk dan terseleksi pada fase berikutnya. Nantinya mereka yang bertalenta dan punya potensi yang baik bisa memperoleh dukungan fasilitas kewirausahaan muda pemula dari Kemenpora.
“Setelah tumbuh dan berkembang, mereka harus berani memulai. Kementerian akan hadir untuk memberikan stimulasi berupa dana hibah agar mereka bisa lengkap sebelum memperoleh kepercayaan dari lembaga keuangan untuk berkolaborasi. Baru setelah itu mulai berjalan maka akan kita pertemukan dengan para pelaku usaha yang sudah mapan dengan pendekatan yang kolaboratif,” tuturnya.
Sedangkan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Imam Gunawan, menambahkan kegiatan ini ditekankan dalam rangka menumbuhkan wirausahawan yang baru. Untuk tumbuh, tentunya perlu didukung berbagai aspek.
“Kuliah kewirausahaan pemuda ini bagian dari upaya kita bersama agar tumbuh wirausahawan- wirausahawan yang baru. Di antara program nasional itu, ada program penumbuhan minat berwirausaha yang salah satunya adalah kuliah kewirausahaan,” katanya.
Dalam kegiatan perkuliahan ini, para peserta akan diberikan banyak hal berkaitan dengan kewirausahaan, misalnya penjelasan- penjelasan atau contoh-contoh nyata seperti telling story atau telling success story tentang memulai bisnis dan pengelolaannya.
“Juga akan disampaikan cara memulai bisnis seperti apa, cara membuat rencana bisnis, cara melakukan upaya-upaya yang bisa mengantarkan kita menjadi wirausahawan. Informasi-informasi itu tentu bisa mengantarkan kita menjadi wirausahawan- wirausahan muda baru, karena insyaallah kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini saja,” paparnya.
Sementara itu, yang hadir lainnya, yakni Rektor UBK Soenarto Sardiatmadja, Boas P. Panjaitan selaku Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan yang menyampaikan tentang Entrepreneurship Patriotik, Franky Paulus S. T. Roring sebagai moderator, Ahmad Arif Owner Drf Studio, Sandika Dewi (CEO Speak Project), selain itu Nisa Julianti, Helyati Melinda, Regita Cahyani, Ketua Panpel Bayu Triatmaja serta dosen dan mahasiswa di lingkungan UBK.
Dalam pesannya, Soenarto menyampaikan jika perguruan tinggi sebagai salah satu mediator dan fasilitator terdepan dalam membangun generasi muda bangsa mempunyai kewajiban dalam mengajarkan, mendidik, melatih dan memotivasi mahasiswanya sehingga menjadi generasi cerdas yang mandiri, kreatif, inovatif dan mampu menciptakan berbagai peluang usaha atau lapangan pekerjaan.
Mahasiswa harus menyiapkan masa depan sejak dini meskipun belum lulus kuliah, salah satunya berani memulai wirausaha dan merubah pola pikir dari jobseeker (pencari kerja) setelah lulus kuliah menjadi job creator (pembuat lapangan kerja).
Salah satu usaha perguruan tinggi dalam membangun generasi bangsa adalah dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang merupakan proses penting untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada mahasiswa agar tercipta semangat inovasi dan kreativitas dalam diri mahasiswa.
Kegiatan tersebut diyakini sebagai salah satu upaya untuk membangun potensi kewirausahaan mahasiswa, meningkatkan pegetahuan kewirausahaan, bagaimana cara mengembangkan usaha mahasiswa dan memfasilitasinya, kesempatan memperoleh modal usaha tambahan dan membangun relasi bisnis.
Sehingga nantinya, mahasiswa aktif wirausaha, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, mengembangkan sehingga mampu menjadi wirausahawan besar.(bud)