Konsep kompetisi yang secara khusus fokus pada nomor ganda merupakan langkah tepat untuk mencetak pemain potensial yang dapat memperkuat Indonesia di masa depan.
Tuan rumah kembali gagal meraih gelar juara pada BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025, pekan lalu. Ajang berhadiah total sekitar Rp 23 Miliar ini dimenangi para pemain mancanegara yang sudah malang melintang di kancah bulu tangkis dunia.
Melalui ekosistem bulutangkis nanti akan terjadi hubungan saling menguntungkan antara para pemangku kepentingan bulutangkis seperti sponsor, pelatih, atlet, dan penggiat olahraga seperti Candra Wijaya.
Pemain-pemain top dunia dipastikan turut ambil bagian dalam usaha mereka meraup poin ke Olimpiade Paris 2024. Memang, Indonesia Open 2023 ini masuk dalam agenda Race to Olympics yang kick off bulan lalu.
Strategi penyusunan pemain dan taktik permainan di tengah lapangan harus tepat. Baik dari sektor tunggal maupun ganda harus bisa bermain maksimal menyumbangkan poin.
Di ganda putri, formasinya berbeda. Tidak lagi mengandalkan Greysia/Apriyani, tetapi memainkan pasangan muda. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi di sektor ganda putri.