Tol Surabaya-Kertosono Beroperasi 19 Juni

SURABAYA (IndependensI.com) – Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan ruas jalan tol Surabaya-Kertosono beroperasi mulai Senin, 19 Juni 2017, sehingga bisa digunakan untuk jalur mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.

“Syukurlah jalan tol yang menghubungkan dari Surabaya ke Kertosono sudah bisa dilalui 19 Juni mendatang,” kata Soekarwo saat meninjau infrastruktur di ruas jalan tol tersebut, Selasa (13/06/2017).

Peninjauan dilakukan pada ruas jalan tol Surabaya-Mojokerto dan Mojokerto-Jombang-Kertosono hingga di Jembatan Brantas di kawasan Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan pengamatan di jalan tol tersebut, masih terdapat sebagian jalan yang belum sempurna seratus persen, seperti di jalur Surabaya-Mojokerto pada bagian seksi 2 masih banyak dijumpai jalan bergelombang.

Selain itu, di sisi kanan atau kiri masih dijumpai sisa-sisa material dan gundukan tanah menyebabkan debu-debu beterbangan yang cukup mengganggu pandangan pengemudi.

Kemudian, kondisi jalan yang dibeton beberapa masih ada beberapa ruas bergelombang, serta belum adanya penerangan jalan, meski petunjuk jalan telah terpasang cukup jelas bagi pengendara.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengaku kondisi tersebut akan semakin baik sebelum resmi dioperasikan sehingga membuat aman serta nyaman pemudik yang melintasinya.

“Makanya saya pada Minggu, 18 Juni mendatang akan kembali meninjau jalan tol ini. Apakah sudah sesuai target atau justru masih ada kekurangan. Tapi secara umum sudah berjalan baik dan bisa dilalui,” ucapnya.

Menurut dia, pengoperasi jalan tol Surabaya-Kertosono ini merupakan solusi mengatasi kepadatan transportasi di jalan utama dari Surabaya ke luar kota, khususnya ke arah Mojokerto dan seterusnya.

Nantinya, lanjut dia, di sebagian ruas diberlakukan satu lajur dengan menggunakan manajemen pengarusan jalan, yakni pengaturan pada saat mudik dari timur ke barat, sedangkan untuk arus balik dari barat ke timur.

Untuk waktu pembukaannya, lanjut dia, loket dibuka mulai pukul 06.00 WIB dan pintu utama dari Surabaya ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, turut mendampingi Gubernur pada peninjauan jalan tol antara lain Kepala Dinas Perhubungan Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Gatot Sulistyohadi, Kasat PJR Tol Polda Jatim AKBP Aris Yuda Legawa, dan pejabat lainnya. (antara/kbn)