Para peserta audisi di Purwokerto, berfoto bersama dengan Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Christian Hadinata, Senin (7/8). (Dok/Ist)

34 Pebulutangkis Muda Terpilih

SURABAYA (IndependensI.com) – Sebanyak 34 pebulutangkis muda berbakat berhasil meraih Super Tiket ke tahap Final Audisi Umum yang berlangsung pada 8-10 September 2017 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Adapun para pebulutangkis muda ini merupakan hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 digelar secara serempak di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, dan GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Ajang ini digelar sejak Sabtu (5/8) hingga Senin (7/8).

Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum Fung Permadi seperti dikutip dari rilis panpel, Senin (7/8), mengatakan, mereka yang berhasil lolos dari Audisi Umum di Surabaya merupakan bakat-bakat terbaik yang mampu menunjukan semangat juang hingga akhir pertandingan. Dari 16 peraih Super Tiket, empat di antaranya merupakan penerima Super Tiket tambahan berdasarkan pilihan para Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum. Mereka adalah pemain yang kalah dalam tahap turnamen namun dinilai memiliki bakat dan potensi yang besar.

Ada sejumlah alasan yang membuat para pencari bakat meloloskan empat pebulutangkis melalui Super Tiket tambahan. “Untuk yang putri karena usianya lebih muda dibanding lawan yang mengalahkannya. Sementara untuk putra karena ada yang posturnya kalah tapi tekniknya jauh lebih bagus,” kata Fung di GOR Sudirman, Surabaya.

Sementara, pada Audisi Umum Purwokerto, Tim Pencari Bakat PB Djarum juga memberikan Super Tiket Tambahan kepada enam peserta yang berpotensi, meski kalah saat pertandingan. Enam peserta tersebut bergabung dengan 12 pebulutangkis hasil audisi Purwokerto, untuk kembali bertarung di tahap Final Audisi Umum di Kudus.

Menanggapi para peserta yang mendapatkan Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat, Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum Christian Hadinata berujar, “Mereka memang pantas untuk dapat super tiket dari Tim Pencari Bakat. Kalau dinilai dari skill serta juga kemampuan, mereka memang baik. Hanya saja, waktu di tahapan turnamen mereka bertemu lawan yang lebih bagus,” ujar Christian.

Christian berharap, dari hasil di Purwokerto ini didapat bibit-bibit pebulutangkis unggul yang dapat kami bina di PB Djarum untuk regenerasi pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia. “Dari hasil audisi ini juga, saya berharap mereka bisa mencetak prestasi kelas dunia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, atau Kevin Sanjaya,” imbuhnya.

Sementara, Program Associate Bakti Olahraga Djarum Foundation, Abraham Delta, menyatakan bahwa jumlah 6 Super Tiket Tambahan Tim Pencari Bakat merupakan rekor terbanyak sementara selama gelaran Audisi Umum 2017. “Tiga kali kami menggelar Audisi Umum di Purwokerto, selalu saja muncul hal-hal unik yang disuguhkan oleh para pebulutangkis muda ini. Sehingga Tim Pencari Bakat PB Djarum ingin mengambil lebih banyak potensi-potensi muda dari hasil audisi di kota ini, dengan memberikan lebih banyak Super Tiket Tambahan,” jelasnya.

Usai Surabaya dan Purwokerto, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis ke Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Surabaya akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 8-10 September 2017. Di tahap final ini mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.