Diguyur Hujan, Upacara Detik-Detik Proklamasi Gagal Digelar di Rengat

PEKANBARU (IndependensI.com) – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, gagal di laksanakan di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Hal itu disebabkan, hujan deras yang mengguyur stadion Narasinga , Rengat, yang merupakan lokasi pelaksanaan upacara. Akhirnya, prosesi pengibaran bendera hanya dilaksanakan tiga orang petugas Paskibraka (pasukan pengibar bendera).

Gagalnya pelaksanaan upacara di Rengat Ibukota Kabupaten Indragiri Hulu – Riau ini, dibenarkan sumber yang enggan disebut namanya kepada IndependensI.com, Kamis (17/8/2017) siang. Menurutnya, beberapa rangkaian upacara yang sebelumnya telah ditata apik oleh panitia, tidak dapat di laksanakan, karena sejak pagi daerah itu di guyur hujan deras. Prosesi yang dapat digelar hanya pengibaran bendera oleh tiga (3) orang pasukan pengibar bendera (Paskibraka).

Sama halnya dengan pembacaan Teks Proklamasi juga gagal dilaksanakan, termasuk menghidupkan sirene detik-detik proklamasi. Jika melihat rangkaian acara pagi tadi, boleh dikatakan tidak ada rangkaian upacara peringatan detik-deti proklamasi yang digelar, pokoknya kata sumber tersebut, jauh berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Sumber itu mengakui bahwa, stadion Narasinga Rengat, memang diguyur hujan sejak pagi, membuat Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto SE baru tiba dilapangan sekitar pukul 10,15 Wib. Begitu Bupati datang dan memasuki podium, tiga orang pasukan pengibar bendera langsung berinisiatif untuk mengibarkan bendera.

Sama halnya dengan pasukan upacara lainnya, begitu Bupati inhu masuk podium, secara spontan masuk dan membentuk barisan. Walaupun suasana lapangan masih tetap diguyur hujan deras, namun mengingat waktu yang terus berjalan seraya tidak mungkin lagi di undur, pengibaran benderapun terpaksa dilaksanakan

Gagalnya pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi peringatan HUT RI ke-72 di Stadion Narasinga Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Riau, menimbulkan rasa kecewa yang mendalam bagi anggota Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera). Karena hujan deras yang mengguyur stadion Narasinga Rengat, mengakibatkan anggota Paskibra tidak di izinkan untuk tampil bertugas mengibarkan sang saka merah putih.

Padahal, sudah berlatih selama satu bulan dan sudah menguras tenaga dan pikiran. sia-sia saja latihan selama ini yang sudah menghabiskan anggaran, menguras tenaga dan pikiran, namun tidak tampil. Jika upacara peringatan kemerdekaan gagal digelar karena hujan, tentunya alasan itu sangat miris. Karena para pejuang terdahulu bermadikan darah dan hujan bahkan peluru untuk menggapai kemerdekaan, Harusnya tidak ada alasan rangkaian upacara tidak dilaksanakan secara utuh, kata Jabonar Sinaga tokoh masyarakat Rengat.

Sementara Kompol Frengki Tambunan selaku koordinator pelatih Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) HUT RI 2017 Kabupaten Indragiri Hulu kepada Independensi.com melalui WA mengungkapkan, dirinya dan anggota Paskibra sangat kecewa atas hal itu. “Saya dan adik-adik anggota Paskibra merasa sangat kecewa karena tidak bisa tampil pada acara yang sakral ini. Memang, saat itu lokasi upacara diguyur hujan deras,” kata Kabag Ops Polres Inhu ini. ( Maurit Simanungkalit)