Tanggul Kali Bekasi sudah jebol sejak Februari 2017 dan hingga kini belum ada perbaikan. (foto:jonder sihotang)

Tujuh Bulan Tanggul Kali Beksi Ambruk Belum Diperbaiki

BEKASI (IndependensI.com) – Tanggul Kali Bekasi tepatnya di bibir Jalan Raya Cipendawa Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi yang ambruk sejak Februari 2017 lalu, hingga saat ini belum diperbaiki. Bahkan, satu dari dua jalur jalan yang menghubungkan Kecamatan Rawalumbu dengan Kecamatan Jatiasih itu, masih ditutup.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bekasi Tri Adhiyanto memastikan kerusakan sejumlah tanggul sungai akibat tanah longsor di bantaran kali alam itu, belum menjadi skala prioritas perbaikan pada 2017.

Tanggul Kali Bekasi yang longsor sejak Februari 2017, itu merupakan tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC). Dan tahun ini mereka masih memilik prioritas angaran buat kegiatan lain, katanya, Senin (28/8/2017).

Tri mengakui, Pemkot Bekasi tidak mempunyai anggaran untuk perbaikan tanggu Kali Bekasi yang jebol karena itu merupakan tanggungjawab pemerijtah pusat.Tapi pihaknya berharap tahun 2018 tanggul tersebut sudah diperbaiki.

Selain tanggul Kali Bekasi di bibir Jalan Raya Cipendawa yang ambruk hingga puluhan meter, hal serupa juga terjadi di Perumahan Pondok Mitra Lestari Kecamatan Jatiasih dan Sekolah Dasar Negeri Pekayon VI, Kecamatan Bekasi Selatan.

Tanggul tersebut jebol akibat banjir kiriman dari Kabupaten Bogor, sepanjang musim hujan dan menggerus pondasi tanggul. (jonder sihotang)