Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana. (Istimewa)

Tiga Ganda Putra Masih Bertahan

YOGYAKARTA (IndependensI.com) – Memasuki babak ketiga ajang BWF World Junior Championships 2017 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, tiga wakil ganda putra Indonesia yang diturunkan masih belum terbendung. Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika dan Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, sama-sama berhasil menaklukkan lawannya di babak dua.

Kemenangan pertama dipastikan oleh Adnan/Fikri. Mereka mengalahkan pasangan Belgia, Julien Carraggi/Jona Van Nieuwkerke dengan skor 21-15 dan 21-15. Melakoni laganya tesebut, Adnan/Fikri mengaku tampil lebih rileks dan tenang. Pengalamannya bermain di nomor beregu BWF World Junior Championships 2017, pekan lalu, membuat Adnan/Fikri lebih mampu menguasai keadaan.

“Hari ini mainnya sudah lebih rileks dan tidak tegang. Kami sudah mulai terbiasa dan tidak ada kendala berarti. Kami menjaga no lobnya aja karena mereka bagus di sana,” ungkap Adnan seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI, Selasa (17/10). Selanjutnya di babak tiga, Adnan/Fikri akan berhadapan dengan Robert Cybulski/Tymoteusz Malik, Polandia.

Sementara itu, Rinov/Yeremia melaju setelah kalahkan pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Hiroki Nakayama, 21-19 dan 21-17. Selanjutnya Rinov/Yeremia akan menantang pasangan Hong Kong, Chow Hin Long/Mak Pak Ngai. Sedangkan Ade/Ghifari akan bertemu wakil Tiongkok, Di Zijian/Wang Chang, setelah sebelumnya menaklukkan Mathieu Morneau/Nicolas Nguyen dari Kanada.

Sementara itu di nomor tunggal putra, Alberto Alvin Yulianto dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay berhasil melaju ke babak keempat. Sedangkan Ikhsan harus terhenti. Kemenangan dipastikan Alvin usai berhadapan dengan pemain Tiongkok, Yupeng Bai. Alvin menang dua game langsung dengan 21-19 dan 24-22. “Saya tadi berani merubah pola main. Pertamanya saya menang angin, jadi takut-takut out. Terus pas interval, pelatih menyuruh saya merubah pola permainan untuk lebih mendorong bola ke belakang,” kata Alvin. Lolos ke babak empat, Alvin kemudian akan berhadapan dengan Cristian Savin dari Moldova.

Sayang sebelumnya, hasil tak menggembirakan harus diterima Ikhsan. Andalan Indonesia tersebut dihadang wakil Jepang, Takuma Obayashi, 21-16, 19-21 dan 17-21. Pada game pertama, Ikhsan mampu tampil bagus dan meraih kemenangan. Namun di game kedua, setelah memimpin angka cukup jauh, Ikhsan tak berhasil mengamankan keunggulannya. “Game pertama saya sudah percaya diri kalau saya bisa mengatasi lawan. Terus di game kedua ada masalah non teknisnya, konsentrasi saya tiba-tiba hilang, jadi feeling bertanding saya berubah semua, saya keganggu pikirannya di situ,” ujar Ikhsan.

Ikhsan juga mengatakan bahwa Takuma bermain lebih percaya diri di game kedua. Apalagi setelah Ikhsan banyak melakukan kesalahan sendiri. “Pastinya saya kecewa dengan hasil yang tidak sesuai dengan harapan ini, saya harus lebih banyak belajar, berlatih keras lagi, dan ditingkatkan lagi kesabarannya saat bertanding di lapangan,” tutup Ikhsan.