Runway Tergenang Air, Bandara Supadio Pontianak Ditutup

PONTIANAK (independensI.com) – Landasan pacu (runway) Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat tergenang air akibat hujan deras, sehingga menganggu penerbangan dari bandar udara tersebut. Setidaknya sudah empat penerbangan yang harus dibatalkan penerbangannya akibat banjir tersebut.

Distrik Manager Lion Air Group Pontianak, Lukman Nurjanah ketika ditanya membenarkan adanya pembatalan penerbangan karena landasan pacu tergenang. “Saat ini seluruh maskapai Lion Air harus tertunda dan ada yang harus dibatalkan keberangkatannya karena landasan pacu Bandara Internasional Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tergenang air. Sejak pagi hingga saat ini penerbangan dari maskapai kita tidak bisa dilakukan baik dari maupun menuju ke Pontianak. Itu akibat banjir di landasan pacu bandara,” kata Lukman Nurjanah di Pontianak, Minggu (12/11/2017).

Dia memaparkan dengan sejumlah pembatalan penerbangan yang ada tentu berdampak pada penerbangan selanjutnya. “Akibat bandara belum bisa digunakan maka terpaksa dilakukan pembatalan penerbangan. Dengan kejadian ini maka akan diatus kembali jam terbang selanjutnya,” tutur Lukman.

Pembatalan penerbangan senada disampaikan General Manager Garuda Indonesia Pontianak Siswanto HP. Saat ini pihaknya sudah memastikan pembatalan untuk empat penerbangan. “Kemudian untuk pesawat tipe ATR semua sudah dibatalkan,” kata Siswanto.

Menurutnya untuk lebih lanjut soal penerbangan dan sebagainya, pihaknya masih menunggu informasi dari pihak berwenang yakni Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak.

Sementaea itu, General Manager Angkasa Pura II Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro mengatakan ditutupnya “runway” disebabkan tergenangnya air hanya bersifat sementara.

Hingga saat ini, kata Siswanto, pihaknya melakukan pemblokiran aliran supaya aliran air tidak masuk ke posisi tengah runway. “Ada genangan air yang menutupi runway selebar sekitar 7,5 meter dengan kedalamannya hanya sekitar 1 cm. Namun kita tidak mau menngambil risiko sekecil apapun. Ini menyangkut keselamatan penerbangan,”katanya..