Ilustrasi. (Dok/Ist)

Pelti Fokus Pembinaan

JAKARTA (IndependensI.com) – Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) tidak mengincar prestasi tinggi dalam turnamen tenis beregu khusus putra, Piala Davis pada Februari 2018. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP Pelti Deddy Prasetyo menyatakan target Indonesia yang dalam edisi 2018 ini masih berhak berlaga di Grup II Zona Asia/Oseania, adalah untuk pembinaan.

“Untuk tahun ini dalam Davis, kami tak mengincar prestasi, namun target besarnya adalah pembinaan dengan pertimbangan tenis Indonesia dewasa ini,” kata Deddy seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/1). Hal tersebut, kata Dedy, tidak terlepas dari sudah cukup lamanya Indonesia nir-prestasi dalam ajang Piala Davis ini meski sebenarnya memiliki potensi yang tidak bisa dibilang jelek.

“Sudah cukup lama kita kalah di ajang itu, mana bisa langsung saat ini menang, dengan perkembangan yang ada dalam tenis, karenanya untuk target tahun ini kami hanya mau memberi semangat pemain muda sambil mencoba sekuat tenaga berharap bertahan di grup II dan tahun depan lebih baik dan jangka panjang,” ujarnya.

Apa yang diungkapkan oleh Deddy yang juga saat ini turut melatih tim piala Davis Indonesia itu, juga diungkapkan oleh Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar yang menyatakan Piala Davis 2018 adalah langkah besar tenis Indonesia dalam lima tahun terakhir. “Kita semua harus berani memberi kesempatan pada pemain muda, bahkan masukan-masukan pemain seperti Christopher Rungkat juga sepakat karena mereka menilai jika tidak sekarang kapan lagi,” ujar Rildo.

Menurut Rildo, dengan diberikan kesempatan para pemain muda dalam turnamen sekelas piala Davis, merupakan suatu hal yang sangat baik demi masa depan tenis Indonesia. “Langkah memotivasi pemain muda ini memang langkah yang berani, tapi ini musti dilakukan demi masa depan tenis Indonesia, tunggu satu dua tahun lagi dari sekarang, apa yang kami lakukan akan terlihat hasilnya,” ujar Rildo.

Adapun tim Piala Davis Indonesia untuk tahun 2018 ini, dimotori oleh pemain-pemain muda seperti M. Althaf Dhaifullah (17), M. Rifqi Fitriadi (18), Anthony Susanto (20), dan David Agung Susanto (26) serta Justin Barki (17) yang kemungkinan akan bergabung pada ronde kedua. Pada ronde pertama Piala Davis, akan dilaksanakan pada 3-4 Februari 2018 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.