Stadion tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. (Istimewa)

Tim Piala Davis Indonesia Andalkan Pemain Muda

JAKARTA (IndependensI.com) – Tim Piala Davis Indonesia terus melakukan persiapan menjelang laga babak pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oceania melawan Filipina, 3-4 Februari di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kendati hanya melakukan persiapan satu bulan dan mengandalkan para petenis muda, non-playing captain , Febi Widhiyanto optimistis dengan para asuhannya bisa meraih kemenangan.

“Kami hanya punya waktu sebulan dan tidak mengikuti turnamen. Anak-anak hanya melakukan simulasi pertandingan di antara mereka saja. Diharapkan mereka bisa tampil maksimal dalam pertandingan nanti,” ujar Febi. Dirinya mengakui, tim yang berkekuatan David Agung Susanto (26), Anthony Susanto (20), M. Rifqi Fitriadi (18), M. Althaf Dhaifullah (17) dan Justin Barki (17), sebagian besar belum merasakan kerasnya pertandingan Piala Davis.

Kendati demikian, dirinya yakin bisa meraih kemenangan. Hanya David Agung dan Anthony Susanto yang punya pengalaman bermain di ajang Piala Davis. “Tergantung undian nanti. Apakah mau menang atau mencari kualitas permainan. Kalau mencari kemenangan, biarkan pemain muda yang bermain,” imbuh Febi.

Lebih jauh Febi memasukkan nama pemain muda hasil seleksi nasional dalam tim, adalah untuk memberikan motivasi para petenis muda lainnya untuk lebih lagi berprestasi. “Ini tujuannya untuk jangka panjang agar bermunculan pemain-pemain muda untuk dijadikan pelapis. Sehingga, kita tidak lagi bergantung pada satu atau dua petenis saja,” katanya.

Tim Filipina, menurunkan Francis Casey Alcantara (tunggal: 978/ganda: 353), Alberto Lim (tunggal: 1371), Jeson Patrombon (tunggal: 1570/ganda: 1535), serta John Bryan Decasa Otico dan Jurence Zosimo Mendoza yang belum memperoleh peringkat senior. “Walau jika melihat peringkat mereka mungkin lebih berada, sebenarnya kekuatan sama, mereka memiliki pemain ganda di peringkat 300-400, kita juga punya Justin Barki dan di tunggal juga tidak jauh-jauh sekali. Saya bilang ini cukup menjanjikan, siapa yang siap dia yang akan menang,” ujar Febi seperti dikutip Antara.

Tidak Anggap Remeh

Kapten Tim Davis Filipina, Chris Cuarto mengatakan, meski mereka memiliki skuat yang relatif lebih baik, mereka tidak akan menganggap remeh tim Indonesia saat ini. Terlebih mereka harus melakukan penyesuaian di lapangan baru ini. “Tim Indonesia saat ini juga bagus dan kami harus melakukan persiapan karenanya. Kami tetap akan bermain maksimal dan tidak akan menganggap remeh lawan-lawan kami. Dan di venue baru ini kami harus melakukan penyesuaian kembali karena ini baru,” kata Cuarto.

Pemain debutan di tim Filipina, Jurence Zosimo Mendoza, juga mengungkapkan hal yang sama. Akan tetapi dia memiliki kepercayaan diri mampu meraih kemenangan di Jakarta. “Saya bangga bisa masuk tim Davis. Saya tahu hari pertandingan semua publik Indonesia akan turut “menyerang” kami. Tapi kami memiliki kepercayaan diri dengan persiapan kami selama ini, saya harap akhirnya akan baik bagi saya dan tim,” ujar Mendoza di lokasi yang sama.

Sementara itu lokasi pertandingan yang digunakan adalah Stadion tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Saat ini tengah dalam proses finishing usai direnovasi. Diharapkan, dengan bermain di stadion tersebut bisa memotivasi tim Piala Davis Indonesia untuk meraih hasil maksimal dalam pertarungan kejuaraan yang menjadi lambang supremasi tenis beregu putra ini.