Suasana pertandingan antara Garuda Bandung melawan Pacific Caesar di IBL Pertalite 2017-2018, Jumat (2/2). (Istimewa)

Garuda Bandung Kalahkan Pacific Caesar

CIREBON (IndependensI.com) – Tim basket Garuda Bandung dan Satria Muda (SM) Pertamina sama-sama memetik kemenangan pada hari pertama seri ketujuh IBL Pertalite 2017-2018 di GOR GMC, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (2/2). Garuda Bandung berhasil menaklukkan Pacific Caesar Surabaya dengan skor 87-69. Sedangkan Satria Muda Pertamina mengandaskan perlawanan BSB Hangtuah dengan skor 86-68.

Bagi Garuda Bandung itu adalah kemenangan kedelapan mereka dari 13 laga IBL 2017-2018. Saat ini mereka berada di posisi kedua klasemen sementara Divisi Merah dengan 21 poin. Lawannya, Pacific Cesar, masih berada di posisi kedua klasemen sementara Divisi Putih dengan 22 poin hasil sembilan kemenangan dari 13 laga. “Kredit buat para pemain. Mereka bermain sebagai tim, penuh determinasi dan tidak terpengaruh situasi di lapangan,” kata pelatih Garuda Bandung, Andre Yuwadi seperti dikutip dari Antara.

Andre menyebut apa yang ditunjukkan timnya di laga itu merupakan performa paling konsisten dari Garuda sepanjang musim ini. “Biasanya penampilan kami naik turun. Kali ini konsisten sepanjang 40 menit,” tutur dia. Adapun Satria Muda tetap kokoh di puncak klasemen Divisi Merah dengan 25 poin dari 12 kemenangan di 13 laga. Mereka pun sangat berpeluang melaju ke playoff.

BSB Hangtuah sendiri bertengger di posisi keempat klasemen sementara Divisi Merah dengan delapan kali kalah dari 13 laga. “Kami sempat tidak konsisten di kuarter ketiga hingga lawan bisa mengejar. Namun kami lebih agresif,” tutur pelatih Satria Muda Youbel Sondakh setelah laga kontra Hangtuah.

Laga berikutnya, Satria Muda akan menghadapi Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja, sementara Garuda Bandung menghadapi Stapac Jakarta.

Sementara itu NSH Jakarta memberikan Siliwangi Bandung kekalahan ke-14. Hasil tersebut merupakan kemenangan kedua NSH dari 13 laga di IBL 2017-2018. Saat ini, anak-anak asuh Wahyu Widayat Jati berada di posisi terakhir klasemen sementara Divisi Merah. Sedangkan bagi Siliwangi, itu merupakan kekalahan ke-14 secara beruntun yang artinya mereka menjadi satu-satunya tim belum pernah menang di IBL 2017-2018. Di Divisi Putih, Siliwangi berada di posisi buncit.

Laga lainnya, absennya “big man” asing Jontaveous Sulton karena cedera mewarnai kekalahan kedelapan timnya Satya Wacana Salatiga. Mereka dikalahkan Stapac Jakarta 66-103. Sulton mengalami cedera pergelangan kaki saat saat kuarter kedua baru berjalan empat menit, kala kedudukan masih 34-23 untuk keunggulan Stapac. “Hasil ini di luar harapan. Kuarter pertama kami berhasil, tapi cedera Sulton memang mengubah segalanya. Pemain lokal kami belum siap bermain tanpa big man asing,” kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldi.