Antonio Conte
Antonio Conte. (foto istimewa)

Conte Bicara soal Penggantinya

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Antonio Conte mulai angkat suara mengenai calon suksesor yang kemungkinan akan menggantikannya sebagai pelatih di Chelsea.

Nama Luis Enrique digadang-gadang bakal mengisi posisi juru taktik jika manajemen The Blues mendepak Conte. Masa depan Conte di Stamford Bridge memang tengah dalam sorotan.

Kekalahan di kandang atas Bournemouth awal bulan ini masih saja jadi pembicaraan hangat. Sebab setelah itu, Chelsea kembali takluk saat bertandang ke kandang Watford.

Tak heran jika suara lantang untuk segera menendang mantan pelatih Timnas Italia itu keras terdengar. Laga melawan West Brom yang akan berlangsung, Selasa (13/2/2018) dinihari, rasanya akan menjadi pembuktian Conte.

Kalau menang mungkin petinggi Chelsea akan mempertimbangkan masa depannya. Tapi jika kekalahan yang diperoleh, pintu keluar dari Stamford Bridge terbuka buat Conte.

Nah, bicara soal calon pengganti, Conte menyebut Enrique adalah sosok fantastis. Enrique bukanlah orang asing buat Conte.

Keduanya pernah terlibat perburuan gelar ketika sama-sama bekerja di Serie A Liga Italia. Ketika itu Enrique dipercaya sebagai pelatih AS Roma dan Conte menukangni Juventus.

“Kami pernah melawan satu sama lain dan dia adalah sosok yang baik. Saya sangat mengagumi Enrique dan dia adalah pelatih hebat,” kata Conte dilansir Soccerway, Senin (12/2/2018).

“Dia mencapai targetnya dengan Barcelona dan juga dengan Roma. Anda bisa melihat tim yang terorganisasi dengan baik. Saya bisa berbicara tentang dia dengan baik, sebagai pribadi dan pelatih.”

Selain itu nama Carlo Ancelotti juga masuk dalam bursa menggantikan Conte. Ia sendiri bukan orang baru di Chelsea mengingat pernah membawa tim asal London itu menjadi juara Liga Primer Inggris pada musim 2009/2010.

“Dari awal, Anda mulai berbicara soal Ancelotti. Dia kawan baik saya. Kami melakukan pekerjaan ini dan pekerjaan kami tidak sulit. Tapi, Anda harus terbuka dan mengerti situasinya bisa berubah,” ungkap Conte.

“Sebuah klub bisa mengambil keputusan berbeda, sama dengan saya. Tapi saya ulangi, saya tidak iri dengan pelatih lain. Semua orang lain tahu pekerjaan dan tugasnya. Dan saya sangat mengormati mereka.”(BM/ist)