Uda Ferry (Toto Prawoto)

Uda Ferry yang Selalu Dinanti

JAKARTA (IndependensI.com) – Entah siapa yang memulai, yang pasti IndependensI.com selalu bertemu dengan lelaki kelahiran Batusangkar 14 April 1955 ini setiap kali Blue Tee Golf Club menggelar turnamen perayaan hari ulang tahun atau saat klub tersebut menggelar kegiatan amal.

Siapa dia? Dia adalah Uda Ferry yang memandu acara permainan Kim terutama saat acara pembagian hadiah atau door prize.

Setidaknya, dalam setiap kesempatan IndependensI.com hadir meliput perhelatan golf yang diselenggarakan oleh Blue Tee, kehadiran Uda Ferry sebagai pemandu permainan Kim memang selalu dinanti khususnya oleh para peserta event yang menanti datangnya keberuntungan siapa tahu mendapat hadiah yang telah disediakan panitia: dari barang-barang elektronik sampai kendaraan roda dua merek ternama.

Angka-angka di atas kotak yang dicocokkan dengan kupon yang dipegang hadirin.

Dan, diakui atau tidak, hadirnya permainan Kim dalam perhelatan golf memang membuat suasana menjadi segar dan meriah. Pasalnya, setiap kali Uda Ferry mengeluarkan koin plastik bernomor 1 hingga 90 dari dalam tabung warna perak, hadirin yang telah mendapatkan kupon warna putih, hijau dan merah setia menyimak dengan jantung yang berdebar-debar.

Apabila nomor yang keluar dari tabung tersebut sesuai atau sama/cocok dengan nomor yang tertera di kupon, hadirin tinggal mencontlrengnya. Putaran pertama belum ada yang berhasil, dilanjutkan dengan putaran kedua.

Yang menarik, sejak putaran pertama, sambil mengocok tabung warna perak berisi koin plastik, Uda Ferry berdendang menyanyikan lagu. Kadang berirama dangdut dan kadangkala juga berirama cha cha.

Uda Ferry juga tampil di salah satu hotel berbintang di kawasan Kuningan, Jakarta.

Kemudian, saat koin keluar dari tabung, Uda Ferry menyebut angka yang tertera di koin tersebut. Misalkan nomor yang keluar adalah 32, musik segera jeda dan yang terdengar hanya ketukan irama gendang. Nah, dengan hanya diiringi ketukan gendang itulah Uda Ferry mengutip pantun bernomor 32 tak ubahnya seorang penyanyi rap.

Dilanjut… seru Uda kepada hadirin.

Lanjuttttt… sahut hadirin serempak.

Sontak iringan musik kembali utuh – tidak hanya ketukan gendhang semata. Uda Ferry pun berdendang kembali: Goyang dombret… dan seterusnya.

Sehingga memang dapat dibayang bagaimana seronoknya suasana di klub house saat permainan Kim berlangsung. Karena, setiap sesi pembagian door prize yang ditunggu oleh hadirin berlangsung sebanyak kita kali putaran – sampai benar-benar nomor yang dikeluarkan dari tabung cocok dengan nomor di setiap kupon yang diclontreng oleh hadirin…

Meskipun kehadirannya selalu dinanti, suami Mayani yang telah dikarunuai tiga orang anak ini tetap rendah hati.

Uda Ferry memperlihatkan koin plastik bertuliskan nomor kepada peserta permainan Kim.

Sebelum dikenal sebagai pemandu permainan Kim, Uda Ferry dikenal sebagai MC sekaligus penyanyi di group band Aljej.

Namun, setelah usia merambat tua, dia beralih profesi sebagai pemandu permainan Kim.

Seperti diungkapkan oleh Uda Ferry, permainan Kim khususnya di ranah Minang tak hanya sebatas tampil dalam event sport, acara pesta perkawinan pun tidak afdol tanpa permainan Kim.

Ditanya, sejak kapan Uda Ferry diundang untuk menghibur hadirin masyarakat golf, dengan tegas dia katakan bahwa semuanya terjadi sejak lima belas tahun lalu. Yang pertama kali mengundang saya bermain di lingkungan komunitas golf adalah Blue Tee … Jadi, saya memang pengisi acara tetap setiap kali perkumpulan ini (Blue Tee) menggelar event, kata Uda Ferry saat ditemui di sela-sela turnanen HUT Blue Tee Golf Club beberapa waktu lalu.

Sejak itu, tak hanya Blue Tee, perkumpulan golf yang lain memanfaatkan jasanya sebagai pemandu permainan Kim.

Dan, dalam perjalanannya di kemudian hari, Uda Ferry tak hanya tampil di event golf. Karena, dia pun pernah tampil di acara olahraga balap sepeda dan marathon yang berlangsung di Palu, Ambon dan Bali.

Sungguhpun begitu Uda Ferry secara halus menolak ketika IndependensI.com menanyakan tarif Uda Ferry (yang selalu dibantu oleh dua – tiga asisten) sekali tampil. Perlukah disebutkan .. ??! tukasnya penuh arti.

Yang jelas, sepadat-padatnya calender of event yang dilakoninya, Uda Ferry selalu berkabar dengan pengurus Blue Tee, Maksud awak, jangan sampai saat awak diperlukan oleh Blue Tee, awak sudah menerima job dari orang lain … Tapi, alhamdullilah sampai hari ini semuanya berjalan aman dan lancar, katanya.

Rupanya, penampilan Uda Ferry saat menghibur komunitas golf dengan permainan Kim-nya mampu menggerakkan minat komunitas lain di luar golf. Terbukti, sejak beberapa tahun terakhir, Uda Ferry sering diundang oleh instansi baik negeri maupun swasta pada event-event khusus di internal instansi tersebut. Alhamdullilah Allah SWT masih memberi berkah kepada kami sekeluarga sampai sekarang, ujar Uda Ferry yang, kalau sedang ada job di Jakarta atau luar Jawa, tinggal sementara di rumah salah seorang adiknya di kawasan Tanah Abang, itu mengakhiri obrolannya dengan IndependensI.com.

Bagaimana? Bagaimana? Lanjut?! Lanjut?!

Lanjutttt!!!

Dan, tarik mang! maka mengalunlah goyang dombret… goyang dombret…

(Toto Prawoto)