Para atlet ganda campuran tengah melakukan latihan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Senin (16/07/2018). (Istimewa)

Ganda Campuran Siap Tarung

JAKARTA (IndependensI.com) – Dalam rangka menghadapi kejuaraan Singapore Open 2018 yang akan berlangsung pada hari Selasa (17/7) hingga Minggu (22/7), para pemain Indonesia siap tampil maksimal. Mereka melakukan persiapan secara optimal di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Senin (16/07/2018). Vita Marissa selaku Pelatih Ganda Campuran mengharapkan, para asuhannya harus bisa unjuk prestasi di kejuaraan yang menyediakan total hadiah US$ 355.000 ini.

“Kita lebih mengharapkan kepada pasangan muda bisa unjuk gigi dengan kualitas mereka yang dibilang cukup bagus. Lain halnya dengan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir, mereka di sini hanya lebih Maintain buat mereka mempersiapkan ke Asian Games aja.” tuturnya Vita seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI.

Selain pasangan terbaik Indonesia yang juga unggulan pertama Tontowi /Liliyana. Masih ada lima pasangan pelapis muda yang turut meramaikan kejuaraan ini. Ada pun, keempat pasangan diantaranya langsung bermain di babak utama. Mereka adalah Ronald/Annisa Saufika, Andika Ramadiansyah/Mychelle Crhystine Bandaso, Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kondow, Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami.

Hanya pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang harus mau bertarung dari babak kualifikasi pada hari Selasa (17/7). Rinov/Mentari dijadwalkan berjumpa dengan wakil Hongkong yang berada di posisi 144 rangking dunia Ho Wai Lun/Yuen Sin Ying. “Jika melihat kualitas permainan Rinov/Mentari, meski lawan siapa aja harusnya mereka berpeluang cukup besarlah untuk menang. Tapi kita lihat saja di pertandingan nanti,” ungkap Vita.

Sementara itu, Indonesia hanya membawa dua pasangan ganda putri, yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Yulfira Barkah/Rosyita Eka Putri Sari. “Mengenai persiapan sudah cukup bagus, sebelumnya juga di pelatnas kita juga sudah latihan maksimal, mudah-mudah ada kejutan. Pastinya ada kendala angin di lapangan dan yang merasakan juga semua pemain, bukan pemain Indonesia aja. Tinggal tergantung dengan konsentrasi dan fokus bermain aja. “ jelas Chafidz Yusuf selaku Pelatih Ganda Putri.

Bicara soal peluang juara, Chafidz mengatakan, pastinya pasangan Della/Rizki memiliki peluang itu. Secara materi permainan mereka cukup bagus. Meski kemampuan lawan juga tetap diperhitungkan. “Harusnya bisa ada kejutan dari tangan Della dan Rziki ya. Mungkin lawan yang paling berat dari negara Thailand. Tapi mudah-mudah aja mereka bisa,” tutur Chafidz. Di babak pertama, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta akan berjumpa dengan Jessica Pugh/Lauren Smith (Inggris). Dan ini adalah pertemuan pertama bagi kedua pasangan itu.