program Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda tahun 2018
Kemenpora bersama peserta program Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda tahun 2018. (foto istimewa)

Wirausaha Muda Kemenpora Diminta Terus Perluas Jejaring

Loading

JAKARTA (Independensi.com) –  Kemenpora akhirnya menyelesaikan program Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda tahun 2018.
Setelah melalui waktu yang melelahkan, terpilih 100 pemuda yang dinilai berkapasitas untuk menjadikan dirinya sebagai wirausahawan. Asisten Deputi Kewirausahaan Kemenpora, Imam Gunawan, mengatakan, 100 peserta terpilih tersebut juga berhak mendapatkan bantuan modal untuk memulai, atau memperluas usahanya.
“Alhamdulillah, pada tahap keempat ini kami telah mendapatkan 100 wirausaha pemula. Jumlah ini sudah melalui empat tahapan seleksi. Mereka menunjukkan mindset, skill berbisnis dan attitude-nya baik. Berdasarkan dari penilaian instruktur dan pihak Kemenpora, juga dari kesiapan dokumen bisnisnya. Secara formal, ini merupakan tahapan yang terakhir, namun secara informal akan, kami terus berlanjut sampai peserta benar-benar menjadi wirausahawan,” kata Imam kepada wartawan di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (3/12/2018).
Imam menjelaskan, sejatinya, ada banyak peserta yang sudah memiliki bakat berwirausaha. Akan tetapi, dalam skema tahun ini, pihaknya hanya menargetkan 100 peserta saja.
Ke depannya, lanjut Imam, Kemenpora akan melakukan penambahan kuota. “kami mengucapkan selamat kepada adik-adik, ke depan mudah-mudahan ini menjadi energi positif untuk bergerak menjadi wirausaha yang sukses,” ucapnya.
“Kami melihat, dari animo pemuda yang mengikuti pelatihan ini, sangat antusias untuk menjadikan dirinya sebagai wirausahawan. Oleh karenanya, Kemenpora akan kembali menggelar pelatihan ini pada 2019. Mungkin, dari jumlah yang saat ini mendapatkan permodalan, bisa bertamabah. Karena, pada tahapan ini saja, kami melihat beraneka macam jenis usaha yang mereka tunjukkan. Artinya, itu akan memberikan suasana yang berbeda,” ujarnya, menambahkan.
Lebih lanjut, Imam mengatakan 100 peserta terpilih ini akan ditampung oleh partner Kemenpora, yaitu Sahabat UMKM. Di sana, para peserta diharapkan mampu membangun komunikasi, jejaring, membangun koneksi bisnis, hingga semua bisa maju bersama-sama. Imam mengklaim bahwa 100 peserta sudah menandatangani surat perjanjian kerja sama dengan Kemenpora berupa penyaluran akses permodalan masing-masing Rp15 juta.
“Poinnya adalah, para peserta ini tidak boleh sendiri-sendiri. Kalau sendiri, nanti jika ada persoalan berkumpul dengan orang yang tidak punya semangat berbisnis. Jadi, mereka kami masukkan ke Sahabat UMKM supaya selalu berada di iklim yang kondusif, semangatnya terus menggelora, dan memperluas jejaring. Untuk pendistribusian modal, Alhamdulillah sudah beres semua, sebagian sudah ada yang menerima, sebagian juga sudah memulai untuk menggunakan modal tersebut untuk ekspansi bisnisnya,” pungkas Imam sembari memamerkan sepatunya yang dibeli dari karya tangan peserta pelatihan tersebut.(budi/ist)

2 comments

Comments are closed.