Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti sedang berdialog dengan salah satu korban tsunami di Pandeglang Banten

Dirjen Polana Serahkan Bantuan Langsung Korban Tsunami di Pandeglang

Loading

PANDEGLANG (Independensi.com) -Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti, Sabtu (5/1) mengunjungi para pengungsi korban tsunami di Kabupaten Pandeglang Banten, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga setempat.

Bantuan yang disalurkan beragam, seperti seragam sekolah SD untuk perempuan maupun laki-laki. Sementara untuk orang dewasa terdapat bantuan berupa celana dalam wanita dewasa dan celana dalam pria.

Untuk keperluan bagi para wanita dan balita, disalurkan bantuan berupa pembalut wanita dan pampers balita. Juga disalurkan bantuan berupa celana panjang anak, celana dalam anak perempuan dan celana dalam anak laki-laki. “Karena sudah masuk ke musim penghujan kami memberikan selimut, agar para korban tidak kedinginan, terutama saat malam hari”, kata Polana.

Karena pekan depan anak-anak sudah mulai masuk sekolah, Polana berharap bantuan yang disalurkan berupa baju seragam dan kepeluan sekolah dapat membantu anak-anak untuk melanjutkan kembali kegiatan belajar mereka.

Kedatangannya ke Pandegkang kaIi ini merupakan kunjungannya kedua. Kunjungan pertamanya dilakukan bersama-sama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi selang beberapa hari setelah peristiwa tsunami yang disebabkan oleh runtuhnya lereng gunung Anak Krakatau terjadi, guna memantau langsung dampak tsunami terhadap fasilitas pelayanan perhubungan

“Saat kunjungan pertama saya dan Bapak Menteri, kami mendapat informasi bahwa salah satu yang banyak di butuhkan masyarakat adalah seragam dan perlatan sekolah, dan kebutuhan pakaian layak pakai. Karenanya bantuan yang kami bawa sesuai dengan kebutuhan warga,” tambah Polana.

Apa yang kami berikan, lanjut Polana, belum apa-apa, tapi dengan bertemu langsung dan berinteraksi dengan para korban, kami harap dapat sedikit meringankan beban mereka.

Selama 12 hari sejak tanggal 24 Desember 2018 hingga 4 Januari 2019, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara membuka posko bantuan dan telah terkumpul bantuan yang akan disalurkan langsung kepada para korban.

Kegiatan pengumpulan bantuan ini sebagai wujud kepedulian bersama. “Kami dari Ditjen Hubud, telah membuka posko guna mengumpulkan bantuan untuk membantu meringankan beban mereka yang tertimpa musibah tsunami selat sunda”, jelas Polana.

Selanjutnya Polana menuju ke Pantai Labuan, Pandeglang, yang merupakan salah satu lokasi yang terdampak langsung terjangan tsunami. Di lokasi ini, terdapat korban meninggal dan beberapa rumah rusak berat, sehinga harus mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang rumahnya tidak terkena dampak.