Kubu Prabowo Tantang Kubu Jokowi Tak Bawa Contekan Saat Debat Pilpres

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menegaskan, kubunya sama sekali tidak takut debat. Apalagi, sebelumnya kubu Jokowi menuding kubu Prabowo ingin meniadakan debat capres di Pilpres 2019.

Andre malah menantang capres nomor urut 01 Joko Widodo supaya tak membawa contekan saat debat perdana yang digelar 17 Januari nanti. Tuduhan kubu Prabowo takut debat pertama kali dilontarkan oleh politisi Perindro Arya Sinulingga.

“Enggak (takut) lah, sekarang gini saja, bilang sama Arya Sinulingga berani gak Pak Jokowi kalau debat gak usah bawa catatan apapun. Gak boleh bawa contekan, catatan, gak boleh bawa Ipad untuk melihat, gitu aja. Berani gak?” kata Andre kepada merdeka.com, Selasa (8/2).

Andre menegaskan, Arya telah melakukan kebohongan publik. Pasalnya, aturan debat sudah di atur di PKPU nomor 23 tahun 2018 pasal 48, 49 dan 50. Sehingga tidak mungkin bila Prabowo-Sandi tak mau ikut debat lantaran bisa terkena sanksi.

“Santai aja kita nanggapin, kita kasih ketawa aja Bang Arya ini,” tukasnya.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga, membuka rapat tertutup timnya, bersama Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia mengatakan, pihak 02 yang minta debat capres-cawapres dihapuskan.

“Mereka minta tidak ada debat. Yang ada penyampaian visi misi, di dalam rapat. Jadi visi-misi, habis itu enggak ada debat, kita enggak mau. Pihak mereka takut debat. 02 itu takut debat. Tidak mau ada debat. Hanya mau penyampaian visi-misi,” ucap Arya di Posko Cemara, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Politisi Partai Perindo ini juga menegaskan, pihaknya kemudian menolak mentah-mentah usulan tidak ada debat. Pasalnya, bisa ada hal yang tidak benar, jika satu arah.

“Jadi sekali lagi mereka takut debat. Kita bilang enggak mungkinlah satu arah. Masa pidato? Nanti pidatonya nakut-nakutin. Pusing kita. Jadi ini kita mau meluruskan faktanya,” ungkap Arya.