Ditjen Hubdat membantu masyarakat di Telaga Sari Cikebo, Kawalu, Tasikmalaya berupa Alat Penerangan Jalan (APJ) yang peletakan batu pertamanya dilakuka oleh Direktur Prasarana Ditjen Hubdat Risal Wasal

Ditjen Hubdat Bantu Penerangan Jalan Panel Surya di Tasikmalaya

TASIKMALAYA (30/3) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan manfaatkan panel surya listrik (Solar Cell) untuk penerangan jalan masyarakat Telaga Sari Cikebo, Kawalu, Tasikmalaya.

Peletakan batu pertama pembangunan Alat Penerangan Jalan (APJ) di desa Telaga Sari Cikebo, dilakukan oleh
Direktur Prasarana Ditjen Hubdat Risal Wasal bersama anggota Komisi V DPR Nurhayati didampingi Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah IX Jawa Barat Agung Rahardjo, Sabtu (30/3)

“Pemasangan bantuan teknis APJ ini menggunakan tenaga matahari,” jelas Risal mewakili Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Rencananya Kemenhub akan memasang sebanyak 10 unit APJ senilai Rp. 40 juta per unit set belum termasuk biaya pemasangan akinya.

Di hadapan masyarakat dan Camat setempat, Risal mengingatkan agar seluruh pihak menjaga alat tersebut jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan atau kerusakan pada prasarana tersebut.

“Bila terjadi kerusakan maka bisa dilaporkan untuk kemudian diperbaiki, namun bila hilang, maka akan menjadi evaluasi, apakah dipasang ulang atau tidak, karena kaitannya dengan anggaran APBN,” ungkap Risal.

Usia penerangan lampu jalan dengan memanfaatkan panel surya listrik disebutkan dia, dapat bertahan minimal 15 tahun.

Dia juga berharap dengan adanya APJ tersebut, kata Risal maka masyarakat sekitar dapat menikmati kemudahan dalam beraktifitas terutama di malam hari.

Nurhayati mengapresiasi pemerintah yang memberikan dukungan penuh pada peningkatan kemudahan bertransportasi masyarakat dengan dibangunnya penerangan jalan.

“Saya pesan agar fasilitas ini dijaga sebaik-baiknya, untuk kepentingan kita bersama,” tutur Nurhayati.

Dia juga menambahkan bahwa bila masyarakat membutuhkan fasilitas lainnya terkait transportasi darat, jangan segan untuk menyampaikan.

“Bisa disampaikan, namun selanjutnya bila sudah dikasih agar dijaga kepercayaannya, sehingga bila minta maka akan diberi lagi,” pungkas Nurhayati. (hpr)