Komunitas 1st Voters
Komunitas 1st Voters. (foto Budi/Independensi.com)

1st Voters Deklarasi Dukung Jokowi-Amin

JAKARTA (IndependensI.com) – Komunitas 1st Voters menyatakan dukungannya kepada paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Komunitas 1st Voters beranggotakan anak-anak muda yang akan mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden untuk pertama kalinya pada Pilpres 2019.
“Dengan nama Tuhan yang Maha Esa, Pengasih dan Maha Penyayang, kami 1st Voters atau para pemilih pemula berusia 17 sampai 21 tahun, yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, menyatakan mendukung pasangan nomor urut 01, Joko Widodo dan Maruf Amin,” kata perwakilan 1st Voters, M. Ryan Firdaus Wilde, saat membacakan teks deklarasi yang diikuti oleh para rekannya, di Jalan Widya Chandra X, Nomor 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (03/04/2019).
Ketua Komunitas 1st Voters, Gregorius Nusantara (21), menilai Jokowi sebagai presiden telah berhasil melakukan tugasnya dengan melakukan pembangunan di bidang infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, serta membangun sumber daya manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Sehingga komunitasnya menetapkan dukungan kepada Jokowi-Maruf.
“Jokowi memberikan perubahan yang sangat positif yang mudah dilihat dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Apa artinya pemimpin jika hanya mementingkan kekuasaan semata, memenangkan golongannya saja. Jokowi adalah pemimpin yang cerdas dan memiliki visi misi ke depan,” ujar Gregorius.
Menurutnya, Jokowi merupakan capres yang jujur, berkarakter, memiliki jejak keislaman yang jelas. Meski beragama Islam, Jokowi dianggap berjiwa toleran dalam perbedaan.
Gregorius berharap sektor pendidikan dapat menjadi program prioritas dalam program kerja Jokowi-Ma’ruf bila terpilih di Pilpres 2019. “Kita harapkan dari Pak Jokowi akses sekolah, pendidikan, edukasi, serta membangun sekolah-sekolah untuk teman-teman kita di daerah-daerah yang aksesnya masih jelek,” ucapnya.
Ia menjelaskan komunitasnya ini bergerak di bidang edukasi kepada rekan seusianya yang baru akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini. Sejumlah pelatihan akan dilakukan, termasuk pelatihan mencoblos surat suara. “Kita adakan juga pelatihan mencoblos untuk pilpres dan pileg nanti,” tuturnya.
Anggota komunitas ini berjumlah sekitar 3 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa di antaranya ada di Jakarta, Sukabumi, Bogor, Cianjur, Tangerang, dan Bali. Komunitas ini didirikan pada awal Maret 2019. “Awalnya cuma 10 orang. Kita sekarang ribuan yang terdaftar,” pungkasnya.(bud)