Ilustrasi. (Ist)

Pasar E-Sports Dunia Bidik Indonesia

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – CEO ONE Esports Carlos Alimurung mengatakan, Indonesia akan menjadi negara prioritas sejumlah program Electronic Sports (E-Sports) karena besarnya peminat olahraga modern ini di Tanah Air jika dibandingkan dengan kawasan Asia lainnya.

“Indonesia adalah pasar prioritas bagi ONE. Dari sekitar lima miliar dolar Amerika (Rp71,2 triliun) pendapatan dari Esports di Asia, 20 persennya berasal dari Indonesia,” kata Carlos seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/8/2019). ONE Esport juga akan menyelenggarakan sebuah turnamen game berskala besar dengan dengan genre DoTA 2, sebuah permainan berbasis PC yang populer sejak awal 2000-an.

Lebih jauh Carlos mengatakan, pihaknya optimistis investasi mereka di ranah olahraga elektronik tidak akan mengecewakan, mengingat masyarakat Indonesia sudah familiar dan menggandrungi permainan elektronik baik berbasis PC, konsol, maupun ponsel pintar (smartphone). “Peminat e-Sport di Indonesia sudah sangat kuat. Kami lihat dalam hal jumlah pemain, Indonesia jadi pemimpin tidak hanya di Asia tapi juga dunia. Jadi tidak salah rasanya bagi kami untuk menjadikan Indonesia sebagai prioritas untuk pengembangan ONE Esport,” kata Carlos.

Sementara itu, Group President ONE Championship Hua Fung Teh menambahkan, Indonesia tidak hanya tepat untuk prioritas ONE Esport, namun juga menjadi prioritas pengembangan program baru lainnya. Dalam waktu dekat, sambung dia, ONE Championship akan merilis tayangan reality show berteme ONE Series yang mengangkat kisah perjuangan talenta-talenta bela diri lokal.

“Sebagai perusahaan yang bermarkas di Asean, tentu kami sangat tertarik dengan Indonesia karena menjadi pasar terbesar. Ini akan jadi prioritas utama kami untuk saat ini, ditambah GDP Indonesua juga terbesar di Asean. Peluang pasar Esport juga sangat positif,” pungkas Hua