Presiden Joko Widodo Resmikan Papuan Youth Creative Hub, di Jayapura. (Ist)

Jokowi Luncurkan ‘Silicon Valley’ di Bumi Cendrawasih

JAKARTA (Independensi.com) – Presiden Joko Widodo mengatakan Papuan Youth Creative Hub, di Jayapura, Papua bertujuan untuk menjadikan inovasi, kreativitas dan teknologi sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat Papua dan nasional.

Peluncuran ‘silicon valley’ di Bumi Cendrawasih itu sebagai pemenuhan janji Jokowi.

Hal ini sebagai tindak lanjut pertemuan 11 September 2019 lalu. Dimana Jokowi bertemu dengan 23 pemuda dan pemudi Papua yang memiliki karya dan prestasi dalam berbagai bidang di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Adapun pusat pengembangan ini akan dikelola oleh sebuah perusahaan yang didirikan oleh 21 pemuda-pemudi asli Papua dari 7 wilayah adat yang memiliki usaha ataupun kegiatan sosial di bidang yang berbeda-beda. Perusahaan tersebut dinamakan PT Papua Muda Inspiratif.

Salah satu Direktur dan pendiri dari PT Papua Muda Inspiratif, Neil Aiwoy dalam keterangan tertulisnya menyatakan, seharusnya space-space seperti ini sudah ada dari dulu, untuk menciptakan banyak pelaku usaha berbasis teknologi dan inovasi di Tanah Papua

Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 500 undangan, masyarakat, serta pejabat negara. Direktur PT Papua Muda Inspiratif, Billy Mambrasar, yang saat ini juga adalah Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia berkesempatan berbincang dan mempresentasikan rencana strategis dari Pusat Pengembangan ini langsung dengan Presiden Jokowi.

Pusat pengembangan startup, teknologi dan bisnis ini akan dibangun di jalan Vim, di wilayah Kotaraja, Jayapura, dengan luasan tanah sebesar 1,5 hektare. Di atas lahan tersebut, akan dibangun sebuah pusat pengembangan kreativitas, bisnis, bakat dan inovasi seluas 6,000 m2 yang terdiri dari ruangan-ruangan untuk belajar tentang bisnis, teknologi internet, pemrograman dan dasar-dasar pengembangan start up, serta asrama untuk menampung sekitar 100 pemuda dan pemudi yang akan mengikuti program belajar bisnis selama 1-2 bulan.

Di dalam pusat pengembangan kreativitas dan bisnis start-up ini, akan diselenggarakan berbagai kegiatan pengembangan diri, untuk melengkapi keahlian berbisnis seperti disebutkan di atas, termasuk di dalamnya Komunikasi, Kepemimpinan, dan dasar-dasar manajemen.

“Kami menargetkan akan melahirkan kurang lebih 100 pemilik startup atau pergerakan sosial yang dapat ikut berkontribusi mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua di bidang-bidang kritikal. Sampai sekarang, sejak di launching-nya giat Papua Muda Inspiratif bersama Presiden Jokowi, telah terdaftar 265 orang yang berkeinginan untuk menjadi anggota, semuanya adalah pemuda dan pemudi Papua asli, dan kami terbuka untuk semua orang agar dapat bergabung,” jelasnya.

Salah seorang pendiri PT Papua Muda Inspiratif yang lain, Paskalis Pigai mengungkapkan bahwa pusat pengembangan kreasi dan startup ini juga akan merangkul anak-anak muda yang memiliki bakat seni dan hiburan.

“Saya selama berkuliah di UNIPA di manokwari telah menggerakan giat Fotografer Jalanan dan berharap bahwa pekerja-pekerja industri kreasi seperti kami, yang adalah anak muda asli Papua akan lebih banyak lagi. Saya berharap pusat pengembangan ini dapat membantu memfasilitasinya,” ungkap Paskalis Pigai.