Jajaran Direksi Petrokimia Gresik

Demi Ciptakan Masa Depan Pertanian Program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik Dilakukan

GRESIK (Independensi.com) – Untuk memastikan hasil dari produk barunya pupuk Phonska OCA, Petrokimia Gresik sebagai perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan uji coba pada tanaman hortikultura.
Menurut Direktur Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi bahwa dalam uji coba yang dilakukan pada tanaman cabe, kentang, bawang merah dan kedelai di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur hasilnya sangat memuaskan.
“Dengan mengaplikasikan pupuk Phonska OCA pada tanaman bawang, hasilnya mampu meningkatkan produktivitas sebesar 53,51 persen dengan total panen sebesar 22,01 ton perhektar dan pada tanaman kedelai mampu meningkatkan produktivitas sebesar 13,79 persen dengan hasil 0,99 ton perhektar,” katanya, Kamis (19/3).
Sedangkan, pada tanaman kentang berhasil mendongkrak produktivitas hingga 25,37 persen atau 16,11 ton perhektar dan pada tanaman cabai mampu menghasilkan hingga 61,83 persen atau 8,84 ton perhektar,” urainya.
Lebih lanjut Rahmad menjelaskan bahwa, peluncuran Phonska OCA merupakan bagian dari program Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) untuk menciptakan masa depan baru bagi perusahaan dan pertanian di tanah air.
Selain itu juga menjadi bagian dari upaya edukasi Petrokimia Gresik terhadap pertanian di Indonesia dalam menjaga keberlanjutan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” tegasnya.
“Pupuk Phonska OCA menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik, untuk mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam peningkatan kesadaran petani terhadap penggunaan dan peningkatan kualitas pupuk organik,” ungkapnya.
“Hasil riset Pusat Tanah dan Agroklimat Bogor (2003) yang menyebutkan bahwa sebagian besar tanah pertanian di Indonesia mengandung kadar C-Organik di bawah 2 persen. Padahal, tanah yang sehat minimal mengandung kadar C-Organik sebesar 5 persen,” paparnya.
“Dengan demikian, maka pupuk organik bagi pertanian di Indonesia menjadi sebuah kebutuhan dan solusi. Untuk itu Phonska OCA hadir sebagai solusi, bagi pertanian berkelanjutan khususnya untuk komoditas hortikultura,” tutup Rahmad. (Mor)