Seorang penumpang bus PO Antar Lintas Sumatera dari Surabaya tujuan Medan dibawa petugas ke Puskesmas Payung Sekaki, Pekanbaru karena diduga menderita covid-19

Diduga Terjangkit Covid-19, Penumpang ALS Diamankan di Pekanbaru

PEKANBARU (Independensi.com) – Seorang penumpang bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang datang dari Surabaya tujuan Medan, saat singgah di terminal bus AKAP Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Sabtu, (28/3/2020) sore, terpaksa di amankan.

Hal itu disebabkan, karena penumpang yang tidak diketahui namanya itu, diduga mengalami penyakit yang mirip gejala virus corona. “Pasien sudah di amankan dan dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru,” kata Mas Irba H Sulaiman Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru kepada wartawan di Pekanbaru.

Menurut Mas Irba H Sulaiman, pengamanan terhadap pria misterius itu dilakukan petugas gugus tugas Puskesmas Payung Sekaki, setelah mendapatkan laporan dari Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru Henry Tambunan, S.Sos.

Sebelumnya, Henry Tambunan menerima laporan dari agen ALS di terminal AKAP BRPS Pekanbaru yang menyatakan, ada penumpangnya menunjukkan tanda-tanda mirip gejala virus corona, sehingga orang yang berada di sekitarnya tidak berani mendekat apalagi memegangnya.

Setelah mendapat informasi tersebut kata Mas Irba H Sulaiman, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan memerintahkan Kepala Puskesmas Payung Sekaki untuk mengambil langkah pertolongan pertama untuk menjemput pasien.

Tak berapa lama, petugas Puskesmas Payung Sekaki dengan pakaian lengkap datang menjemput pria misterius tersebut, lalu membawanya ke RS Bina Kasih untuk dilakukan pemeriksaan.

Pria yang belum diketahui namanya itu sudah diperiksa kesehatannya, apakah terjangkit virus corona, namun beberapa hari nanti baru bisa diketahui hasilnya. “Saat ini pasien dirawat di rumah sakit,” katanya.

Sementara Haloho agen loket ALS di Pekanbaru saat dihubungi Independensi.com membenarkan kejadian tersebut. Menurut Haloho, penumpang yang tidak diketahui namanya itu, datang dari Kalimantan tujuan Medan, naik dari loket ALS di Surabaya.

Berhubung semua bus yang melintas wajib singgah di Terminal AKAP BRPS Pekanbaru, penumpang tersebut ikut turun dan rehat. Disaat itulah agen yang ada di terminal melihatnya batuk-batuk dan matanya me-merah mirip seperti gejala yang disebut virus corona.

Tak mau mengambil risiko, agen di terminal memberitahukan keadaan penumpang itu kepada Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru Henry Tambunan, S.Sos yang selanjutnya meneruskan kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Kami tidak mengetahui bagaimana penanganan selanjutnya terhadap penumpang itu, karena sudah diserahkan pada Pemerintah Kota Pekanbaru. Sedangkan loket ALS di Terminal BRPS Pekanbaru saat ini, juga di segel.

“Loket sekarang disegel, takut lokasi yang sempat disentuh ataupun di duduki penumpang itu terjangkit virus,” ujar Haloho. (Maurit Simanungkalit)