Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menyampaikan LKPJ akhir 2019 melalui video convrence

Hindari Covid-19, Bupati Gresik Sampaikan LKPJ 2019 Melalui Video Convrence

GRESIK (Independensi.com) – Untuk pertama kalinya Bupati Gresik Jawa Timur Sambari Halim Radianto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2019 melalui Video Convrence, Selasa (31/3).

Hal itu dilakukannya, untuk mentaati aturan physical Distancing, seiring upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti, yang telah diinstruksikan pemerintah pusat.

“Saudara mitra kerja saya, Bapak Haji Mohammad Qosim Wakil Bupati Gresik. Saudara Ketua, Para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Gresik. Anggota Forpimda Kabupaten Gresik. Saudara Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik dan seluruh jajaran Pejabat di Lingkungan Pemkab Gresik. Saudara Wartawan, LSM para undangan dan hadirin yang berbahagia,” ucapnya mengawali pembacaan LKPJ.

“Dalam kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak atas kontribusnya yang telah menghadirkan pembangunan di Kabupaten Gresik dengan inklusif sesuai prioritas pembangunan,” katanya.

“Pembangunan insfrastruktur dan investasi yang berkelanjutan di Kabupaten Gresik memang lebih baik, tapi pembangunan harus tetap berlanjut dalam bingkai Gresik yang agamis, adil, sejahtera dan berkehidupan yang berkualitas,” ujarnya.

Capaian-capaian yang berhasil diraih, menurut Sambari bisa diukur dari jumlah penduduk Kabupaten Gresik yang sampai akhir 2019 sebanyak 1.298.184 atau sebanyak 389.072 keluarga. Dengan komposisi usia produktif 71,81 persen, sehingga rasio ketergantungannya berada diangka 2,4 berbanding 1.

“Tak hanya itu, performa perekonomian Kabupaten Gresik selalu diatas rata-rata Nasional dan Provinsi dengan laju inflasi yang terkendali dibawah ambang batas 10 persen. Bahkan, peningkatan perekonomian ini mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik dengan meningkatnya pendapatan perkapita atas dasar harga berlaku (ADHB) yang mencapai 100,54 juta pertahun,” ungkapnya.

“Dalam pengelolaan APBD tahun 2019, target Pendapatan Daerah sebesar Rp. 3.011.393.008.903,70 terealisasi Rp. 3.110.031.675.007,09 atau meningkat 103,28 persen. Sedangkan, Belanja Daerah dalam APBD 2019 dialokasikan Rp. 3.334.890.270.269,42 terealisasi Rp. 2.924.778.698.516,65 atau 87,70 persen,” paparnya.

“Selain itu, dari Anggaran Pembiayaan Daerah ada sisa lebih Pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp. 361.997.261.365,72,” tegasnya.

Sambari juga menyebutkan, ada beberapa capaian yang berhasil dilakukan pemerintahannya. Diantaranya, mempertahankan Gresik sebagai Kabupaten Peduli HAM, meningkatkan nilai SAKIP 88,96 atau A. Pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, peningkatan kualitas lingkungan hidup. Serta, menurunkan angka kemiskinan dari tahun sebelumnya yang sebesar 11,89 persen kini menjadi 11,35 persen.

“Indeks Pembangunan Manusia juga meningkat dari 75,28 persen menjadi 76,10 persen. Termutakhir Indeks Pembangunan Gender saat ini sebesar 89,72 persen,” tandasnya.

LKPJ via video convrence itu, dilakukan Sambari dari Ruang kerjanya didampingi oleh Kepala Bapeda Kabupaten Gresik, Hermanto Sianturi serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi. Bahkan, dihadapannya tampak layar monitor berukuran besar serta beberapa peralatan IT lainnya untuk berkomunikasi secara digital.

Layaknya pembacaan LKPJ yang biasanya digelar diruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Gresik, pada kesempatan itu. Wakil Bupati Gresik  Mohammad Qosim beserta para Kepala OPD dilingkup Pemkab Gresik juga melakukan hal yang sama diruangan kerjanya masing-masing.

Penyampaikan LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2019 yang dilakukan melalui Video Convrence itu. Disaksikan langsung oleh Pimpinan beserta anggota DPRD Gresik melalui perangkat IT masing-masing.

Diakhir kegiatan, Sambari meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar COVID-19 segera berakhir.

“Mari kita berdoa, agar saudara-saudara kita yang saat ini mengalami masalah Covid-19, mudah-mudahan mereka cepat sembuh dan kembali kepada keluarganya. Sehingga, aktivitas bisa kembali normal seperti sedia kalah,” harapnya. (Mor)