Masa Pandemi Covid-19 Berlarut, Kapolda Irjen Nana Mengaku Jenuh

Loading

JAKARTA (Independensi.com) –  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengaku, dirinya sudah jenuh dengan kondisi sekarang ini.

Pasalnya, sudah 7 bulan wabah pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, dan khususnya di Ibu Kota Jakarta banyak kesehatan dan perekonomian warga terganggu.

“Kita lama-lama menjadi jenuh dengan keadaan yang sekarang. Kita harus bisa melawan jenuh tersebut, karena jika kita terkena virus ini hanya ada 2 pilihan yaitu sembuh atau meninggal,” kata Nana disela-sela Acara Program Deklarasi
Ayo Pakai Masker di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakut, Kamis (3/9).

“Kita merasakan fluktuasi naik landainya pandemi Covid-19, selama 1 bulan terakhir. Kita rasakan betul selama ini, kita melawan dan memutus mata rantai virus tersebut,” lanjut Nana.

Untuk penanganan Covid-19, Nana menuturkan, jajarannya sudah membangun Kampung Jabat disetiap wilayah.

“Dengan harapan dari Kampung Jabat ini bisa menurunkan tingkat Covid-19, misal dari zona merah menjadi zona kuning, zona kuning menjadi zona hijau dan zona hijau tetap zona hijau,” harap Nana.

Mantan Kapolda NTB ini kembali mengingatkan, agar warga masyarakat menjalankan protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19.

“Terapkan selalu 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 3M ini adalah cara yg paling efektif untuk melawan virus ini,” ungkap Nana.

Namun, Nana mengucapkan terimakasih, kepada semua pihak yang bersama-sama Polri menangani Covid-19 sehingga beban berat yang dirasakan justru terasa ringan.

“Kita ploting anggota dilapangan untuk menjaga dan mematuhi protokol kesehatan. Kita terus menggelorakan pemakaian masker, dengan demikian minimal 60 persen sudah aman tidak tertular Covid-19,” tutup Nana. (Sapudji)