Rapat perubahan RPJMD Kota Bekasi tahun 2019-2023 dampak pandemi covid-19. (humas)

Dampak Covid-19: RPJMD Kota Bekasi 2019-2023 Berubah

BEKASI (IndependensI.com)- Masa pandemi covid-19, sangat berdampak terhadap Rencana  Pembangunan Jangka Menengaj Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Bekasi. Terkait hal itu,  pemerintah setempat, menggelar acara  uji publik  ke satu terhadap penyusunan  perubahan RPJMD tahun 2019- 2023,  Rabu (21/10/2020l.

Hadir saat itu,  perwakilan dari beberapa dinas terkait dan narasumber terkait rencana perubahan.  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana menjelaskan bahwa dampak covid-19 telah menyebabkan adanya perubahan terhadap rencana yang telah disusun.

Karena adanya arahan pusat yakni Rencana penanganan penyelamatan kesehatan dan pemulihan ekonomi daerah oleh pemerintah pusat. Namun mau tidak mau ada perubahan terhadap rencana sebelumnya, ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut membahas tentang permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah sesuai dengan masing- masing bagian. Isu yang dibahas diantaranya tentang Undang-undang ketenagakerjaan kerjaan, pelayanan sosial, pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, administrasi kependudukan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, kepemudaan dan olahraga, kepustakaan dan kearsipan.

Yayan mengatakan kesepakatan perubahan RPJMD ini merupakan tanggung jawab bersama untuk tujuan pembangunan kota Bekasi kedepannya.  Sebab disetiap ada musibah pasti ada kemudahan, apabila bisa kita kelola dengan baik maka akan timbul hal – hal positif.

Salah satunya saat pandemi melanda, kualitas udara membaik karena kendaraan berkurang, masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, kehidupan sosial meningkat dengan kepedulian terhadap sesama, hingga aspek kelahiran yang juga akan meningkat di tahun 2021 karena berbulan- bulan di rumah.

Yayan berharap agar Covid -19 bisa segera berlalu  dan kehidupan kembali normal kembali.

Tenaga Ahli Teknik Lingkungan,  Achmad Firmansah dan  Dwi Nurcahyadi selalu narasumber memberikan berbagai penjelasan.

Disimpulkan bahwa hasil uji publik ke satu telah menghasilkan kesepakatan isu penting dalam pembangunan berkelanjutan Kota Bekasi kedepannya, diantaranya  menyangkut, saya dukung dan daya tampung lingkungan. Peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan. Pelayanan sosial.

Penguatan kelembagaan dan kerjasama. Penguatan perekonomian kota. Peningkatan layanan sanitasi dan air bersih yang aman dan berkelanjutan. Kebencanaan, dan

Peningkatan Infrastruktur. (jonder sihotang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *