Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Depok, Roy Pangharapan dalam konsolidasi DKR Kota Depok mendukung pasangan Pradi-Afifah di Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok, baru-baru ini. (Ist)

DKR: Program Pradi-Afifah Gratiskan Biaya Kesehatan Sangat Dibutuhkan Rakyat Depok

DEPOK (Independensi.com) – Program menggratiskan biaya kesehatan rakyat Kota Depok sangat realistis dibutuhkan rakyat Depok. Maka dengan menggunakan KTP masyarakat bisa berobat gratis disemua fasilitas kesehatan sampai sembuh.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Depok, Roy Pangharapan dalam konsolidasi DKR Kota Depok mendukung pasangan Pradi-Afifah di Kelurahan Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok, baru-baru ini.

“Karena selama ini tidak semua biaya kesehatan rakyat yang sakit ditanggung oleh BPJS Kesehatan, walaupun sudah bayar iuran secara mandiri. Sehingga ikut BPJS Kesehatan jadi beban ekonomi bagi rakyat Depok,” jelasnya.

Seharusnya menurut Roy, Pemerintah Kota Depok bisa mengatasi beban masyarakat dalam mendapat akses kesehatan, agar semua biaya kesehatan rakyat bisa digratis oleh Pemerintah Kota Depok.

“Ini tidak terjadi, karena memang Pemerintah Kota Depok selama 15 tahun tidak pernah ada niat meringankan beban rakyat Depok,” ujarnya.

Niat Melayani

Sebelumnya dalam acara yang sama Afifah Alia, sebagai Calon Wakil Walikota Depok menjelaskan bahwa, kelak saat memimpin Kota Depok, pasangan Pradi-Afifah akan membebaskan semua biaya kesehatan rakyat Depok.

“Cukup pake KTP Depok, rakyat bisa berobat sampai sembuh ditanggung pemerintah Depok di semua rumah sakit di Depok dan luar Depok. Berapapun biayanya, asal untuk rakyat Depok, menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan kesehatannya,” tegasnya.

Afifah juga menegaskan untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit umum daerah di Depok, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang terdekat secara maksimal di Depok.

“Jangan seperti sekarang, rakyat Depok kesulitan berobat, karena tidak semua ditanggung BPJS, dan pemerintah membiarkan rakyat Depok berjuang sendiri mendapatkan layanan kesehatannya. Ke rumah sakit diluar Depok ditolak karena pemerintah Depok tidak menanggung, akhirnya rakyat menderita,” ujarnya.
Ditengah wabah Covid-19 ini program kesehatan rakyat menurutnya menjadi prioritas, karena pemerintah pusat telah menganggarkan biaya untuk melawan kesakitan akibt Covid-19.

“Yang penting saat ini rakyat yang ber KTP Depok harus sehat, agar bisa tambah produktif, dan ekonomi bangkit lagi,” ujarnya dalam forum itu.

Untuk itu Afifah juga meminta agar DKR Kota Depok terus mendampingi rakyat Depok untuk mendapatkan kesehatan yang maksimal dan gratis.

“Nanti saat kami memimpin Kota Depok kami minta DKR untuk bekerjasama memastikan kesehatan rakyat sampai ke tingkatan RT-RT di seluruh Depok. Dengan adanya DKR maka kerja kami akan semakin ringan dalam melayani rakyat Depok,” ujarnya.

Afifah menjelaskan kata kunci untuk memberikan layanan kesehatan gratis pada seluruh rakyat Depok hanya dengan menggunakan KTP Depok. Kata kunci ini yang sebelumnya menurut Afifah tidak dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok selama ini.

“Kata kuncinya sederhana yaitu,– niat. Ini yang tidak mereka miliki, sehingga membiarkan rakyat sendirian menghadapi kesakitan pada keluarganya,” tegasnya.

Kontak Person: Roy Pangharapan (+62 852-8374-8208)