Sepanjang PPKM Mikro Jilid 5, Jumlah Penumpang Angkutan Umum di Jakarta Meningkat 19 Persen

JAKARTA (IndependensI.com) – Sepanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro jilid 5 periode 31 Maret-27 April 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat terjadi kenaikan jumlah penumpang harian angkutan umum di Ibukota. Peningkatan itu mencapai 19 persen dibandingkan dengan data pelaksanaan PSBB III tanggal 12 Januari-8 Februari 2021.

“Jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan pada PPKM berbasis Mikro adalah 879.465 penumpang/hari, mengalami peningkatan sebesar 19,28 persen dibandingkan saat pemberlakuan PSBB III, yakni 737.319 penumpang/hari,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).

Syafrin menambahkan, penumpang harian angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) pada PPKM Mikro terhitung 5.333 orang/hari, mengalami peningkatan sebesar 16,59 persen dibandingkan periode PSBB III sebesar 4.574 orang/hari. Selain itu, volume lalu lintas kendaraan bermotor juga mengalami peningkatan sebesar 1,31 persen.

Kemudian, mobilitas masyarakat ke tempat rekreasi dan retail pun naik 10,64 persen. Kenaikan juga terjadi pada mobilitas menuju pusat transportasi umum sebesar 11,25 persen, dan transportasi menuju taman naik 11,86 persen.

“Mobilitas masyarakat ke tempat kerja naik 6,21 persen, serta ke toko bahan makanan dan apotek meningkat 14,75 persen,” ujarnya.

Sementara itu, sambung dia, terjadi penurunan terhadap volume pengguna sepeda di Ibu Kota. Penurunan itu, kata dia, mencapai 21,57 persen.