Dishub DKI : Jumlah Pesepeda di JLNT Casablanca Naik 74 Persen

JAKARTA (IndependensI.com) – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, jumlah pesepeda road bike (sepeda balap) yang melintas di Jalan Layang Non-Tol Kampung Melayu-Tanah Abang atau Casablanca, meningkat secara signifikan. Pihaknya mencatat terjadi kenaikan hingga 74 persen pada uji coba pekan kedua di jalan tersebut.

“Dari dua kali berturut pelaksanaan uji coba road bike, terjadi peningkatan yang signifikan jumlah pesepeda yang melintas di kawasan ini, sebesar 74 persen,” kata Syafrin usai memantau kegiatan uji coba road bike di kawasan Karet, Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021).

Uji coba road bike di JLNT Casablanca pertama kali dilakukan pada Sabtu (22/5/2021) dan Minggu (23/5/2021) pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB. Uji coba kedua dilakukan pada Sabtu (29/5/2021) dan Minggu (30/5/2021) dengan jam yang sama. Uji coba ketiga digelar kemarin dan hari ini.

Meski adanya peningkatan signifikan, kata Syafrin, jalan tersebut belum ditetapkan sebagai lintasan permanen road bike. Kini, Dishub DKI masih mengkaji sejumlah aspek teknis dan operasional yang akan dibubuhkan dalam regulasinya.

“Setelah ada regulasinya baru akan diumumkan seperti apa pelaksanaan lintasan road bike di JLNT Casablanca,” kata dia.

Terkait peningkatan jumlah pengguna road bike di JLNT Casablanca, Syafrin menyebut tak tertutup kemungkinan akan ada penambahan jalur buat pengguna sepeda balap itu. Penambahan jalur akan dipertimbangkan jika JLNT Casablanca sudah padat dan tergantung animo masyarakat.

“Jadi pada kondisi tertentu, setelah dipenuhi kriteria yang memang ditentukan alternatif lokasi lain, maka akan dilakukan uji coba terkait penggunaan lokasi lain selain JLNT ini,” ujarnya.

Namun, lain halnya dengan Jalan Sudirman-Thamrin. Uji coba road bike akan dilakukan di jalan tersebut mulai Senin (7/6) hingga Jumat (11/6). Uji coba ini bersifat terbatas sesuai jam yang sudah ditentukan.

“Uji coba lintasan road bike di Jalan Sudirman-Thamrin yang akan berlaku selama pukul 05.00 sampai pukul 06.30 WIB,” kata Syafrin.

Syafrin menjelaskan, selama uji coba, pengguna road bike melaju bukan di jalur sepeda permanen yang sudah disiapkan di Jalan Sudirman-Thamrin. Pengendara road bike akan melaju di sisi kiri badan jalan atau tepat di sebelah kanan jalur sepeda permanen.

“Jika di sana ada tiga lajur, maka dua lajur untuk kendaraan bermotor dan satu lajur pada jam 05.00 – 06.30 WIB digunakan untuk kegiatan road bike,” ujar Syafrin.