Bendahara Umum Ika-Usakti Tb Robby Budiansyah (keempat kanan) saat foto bersama di Jakarta.

Robby Budiansyah ditunjuk menjadi Pejabat Ketua Umum Ika Usakti Periode 2021-2025

JAKARTA (Independensi.com) – Menyusul posisi sebagai Ketua Komisi Informasi Pusat(KIP) periode 2022-2026, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Trisakti (Ika-Usakti) periode 2021-2025 Donny Yoesgiantoro memilih meletakkan jabatannya sebagai pengurus. Selain sebagai Ketua KIP Donny juga berkegiatan di bidang pendidikan sebagai dosen di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul dan Universitas Indonesia, Depok.

Kepengurusan Ika-Usakti yang dikomandoi Donny dikukuhkan pada akhir Januari 2022 lalu, sedangkan jabatan sebagai Ketua KIP dilantik Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pada bulan Mei 2022. Di organisasi Ika-Usakti, Donny dibantu Sekjen Yearline QDM dan Bendahara Umum Tb Robby Budiansyah.

“Saya mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Ika-Usakti berkenaan kegiatan di luar organisasi ini yang cukup menyita waktu nantinya. Sebagai anggota komisioner KI, fokus perhatian pada persoalan dan kegiatan yang ada di Ika-Usakti akan terbagi. Untuk itu saya memilih untuk meletakkan jabatan itu dan menyerahkan kepada Dewan Pembina dan Dewan Pengawas Ika-Usakti untuk menindaklanjuti keputusan saya ini,” ujar Donny dalam surat pengunduran dirinya.

Sementara itu, Bendahara Umum Ika-Usakti Tb Robby Budiansyah dipastikan menggantikan posisi Donny sebagai Pejabat Ketua Umum Ika-Usakti. Hal ini sudah disetujui Dewan Pembina dan Dewan Pengawas Ika-Usakti serta Ika Fakultas Universitas Trisakti. “Jabatan Ketua Umum ini adalah amanah organisasi yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi baik waktu, tenaga dan segala sesuatunya. Saya siap menerima jabatan ini dan tentunya akan mensinergikan segala kegiatan serta melanjutkan program-program sebelumnya sesuai dengan visi-misi Ika-Usakti,” ujar Robby.

Sebagai organisasi yang beranggotakan multi profesi, Ika-Usakti menyatakan akan terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa dan peradaban Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu diwujudkan melalui gagasan akademisi dan kerja nyata sekaligus menjawab kebutuhan alumni di masa depan.

Saat ini terdapat sejumlah alumni yang menempati berbagai posisi penting di negeri ini. Antara lain Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini Komut Pertamina; mantan Menpora Adhyaksa Dault; Dirut BNI Royke T; Direktur BPH Migas Patuan Alfon S; serta beberapa anggota DPR, DPRD, CEO dan dirut perusahaan nasional dan multinasional, serta selebritas.