Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad bersama Kepela Dinas Perhubungan mengikuti rapat koordinasi via zoom meeting persiapan arus mudik Lebaran.(humas)

Diperkirakan 1,86 Juta Kendaraan Lintas Jabar: Menhub Pimpin Rakor PAM  Arus Mudik Lebaran

Loading

BEKASI (IndependensI.com) – Arus mudik jelang Lebaran 1445 H/ 2024 M, semakin dekat. Terkait hal itu, dalam rangka pengamanan masyarakat pemudik,  Kementerian Perhubungan, melangsungkan rapat koordinasi (rakor) via zoom meeting, diikuti Pj. Gubernur Jawa Barat,  Bey Machmudin, Kakorlantas Polri,  Kapolda Jabar, unsur TNI, Jasa Raharja, juga Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad, kemarin.

Rakor  bertujuan mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik hingga arus balik. Rapat dipimpin Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.  Dalam rapat, dibahas semua strategi pengamanan hingga  pelaksanakan.

Sejumlah  hal-hal penting diantaranya, perjalanan di tol Cipali dan Cisumdawu serta potensi adanya kendaraan over dimention over load (ODOL), dibahas detail.

Diantaranya, parkir di bahu jalan yang selama ini menjadi masalah, dibicarakan. Lalu, Menhub meminta agar pe dekatan  persuasif dari kepolisian, dilakukan dengan  menugaskan polisi wanita.

Daata Polada Jawa Barat, diprediksi  kendaraan keluar Jawa Barat melalui gerbang tol sebanyak 1,86 juta unit. Angka tersebut naik 5,94% dibanding periode lebaran 2023 jumlah  meningkat 5,94 persen dan naik  54,13% dibanding hari normal.

Kota dan Kabupaten  Bekasi,  merupakan daerah pelintasan pemudik. Maka, Pemerintah Daerah  bersama TNI-Polri, agar bersinergi melakukan pengamanan cipta kondisi. Hal itu dibenarkan Gani, dan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. (jonder sihotang).