![]()
BEKASI (IndependensI.com)- Tanggal 29 September 2025, merupakan HUT ke 44 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi. Di tengah perayaan tersebut, saat ini dalam tahap pemisahan aset antara Pemkab dan Pemkot Bekasi
Akhir tahun 2025, menjadi akhir kebersamaan antara kedua Pemerihtah yang selama ini mengelola dan memiliki bersama Perumda Tirta Bhagasasi yang sejak tahun 1981, merupakan satu-satunya pengelola air bersih bagi masyarakat di Bekasi.
Pada akhir tahun ini juga, sesuai kesepakatan kedua Pemerintah Daerah, ada dua lagi wilayah pelayanan yang kini masih dikelola Perumda Tirta Bhagasasi kepada Perumda Tirta Patriot milik Pemkot Bekasi.
Keduanya adalah Cabang Pondokungu dan Cabang Poncol. Kedua wilayah pelayanan tersebut berada di wilayah Kota Bekasi. Dan sebelumnya, sudah ada enam wilayah layanan yang diserahkan lebih awal
Terkait hal itu, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Reza Lutfi, kembali mengajak semua karyawan agar bekerja luar biasa. Pasalnya, kalau bekerja biasa- biasa saja, maka tidak akan tercapai kejayaan kembali sebagai perusahan pelayanan air bersih yang terbesar se Jawa Barat.
Jadi pada perayaan Hari Ulang Tahun ke 44 Perumda Tirta Bhagasasi saat ini, harus kita jadikan sebagai momentum meraih kembali kejayaan perusahaan, dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan.
Ajakan itu disampaikan pada penutupan rangkaian kegiatan lomba peringatan perusahaan di zona 4 Tambun Bekasi, kemarin.
“Maka tidak ada kata mundur dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bekasi, kita harus memberikan pelayanan yang terbaik baik pelanggan”, katanya.
Ia mengajak semua peserta yang dihadiri para karyawan Cabang Tambun, Cabang Kota, Kantor Cabang Pembantu Tambelang dan Tambun Utara, mengumandangkan yel, yel Perumda Tirta Bhagasasi.
Dia pun melontarkan pertanyaan kepada peserta lomba, “Siapa Kita”. Kemudian dijawab semua peserta, “Tirta Bhagasasi”.
Reza mengulang yel, yel “Siapa Kita”. Peserta menjawab “Kabupaten Bekasi”.
Untuk ketiga kalinya, Reza menyapa peserta dengan kalimat, “Mau apa kita”. Secara serentak dengan suara lantang, ratusan peserta lomba menjawab, ” Maju, Maju, Maju”.
Kepada semua karyawan, ia menginformasikan, dengan adanya pemisahan aset perusahaan antar Pemkab dan Pemkot Bekasi yang semula milik bersama kedua Pemerintah Daerah, telah terjadi pengurangan pelanggan dan pendapatan.
Maka, kejayaan yang pernah diraih Perumda Tirta Bhagasasi dengan jumlah pelanggan sekitar 360.000 sambungan langganan (SL), akan diraih kembali dengan kerja yang luar biasa.
Sebab, dengan terjadinya pemisahan aset perusahaan, sekitar 70.000 pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi akan beralih menjadi pelanggan Perumda Tirta Patriot milik Pemkot Bekasi.
Reza meminta semua karyawan agar dalam melaksanakan tugas, penuh tanggungjawab dan mengutamakan kepuasan dalam pelayanan air bersih kepada pelanggan. (jonder Sihotang)
