Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025).

Bawaslu, KPU, dan DPR Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas 2045

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri) bersama Komisioner KPU Iffa Rosita (tengah) dan anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera (kanan) hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025). Diskusi tersebut membahas pentingnya inovasi teknologi pemilu yang transparan dan inklusif di tengah perubahan demografis dan kemajuan digital, sebagai langkah menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih modern dan berintegritas menjelang Indonesia Emas 2045.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kedua kiri) bersama Komisioner KPU Iffa Rosita (ketiga kiri) dan anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera (ketiga kanan) hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025). Diskusi tersebut membahas pentingnya inovasi teknologi pemilu yang transparan dan inklusif di tengah perubahan demografis dan kemajuan digital, sebagai langkah menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih modern dan berintegritas menjelang Indonesia Emas 2045.
Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera (kiri) bersama Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Wijaya Kusumawardhana (kanan) hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025). Diskusi tersebut membahas pentingnya inovasi teknologi pemilu yang transparan dan inklusif di tengah perubahan demografis dan kemajuan digital, sebagai langkah menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih modern dan berintegritas menjelang Indonesia Emas 2045.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kedua kiri) bersama Komisioner KPU Iffa Rosita (ketiga kiri), Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera (ketiga kanan), Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Wijaya Kusumawardhana (kedua kanan), Peneliti The Indonesian Institute Adinda Teriangke (kanan) dan Pewarta RRI / Bendahara Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) Juned Rodo Josua Sihombing (kiri) hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025). Diskusi tersebut membahas pentingnya inovasi teknologi pemilu yang transparan dan inklusif di tengah perubahan demografis dan kemajuan digital, sebagai langkah menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih modern dan berintegritas menjelang Indonesia Emas 2045.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kedua kiri) bersama Komisioner KPU Iffa Rosita (tengah), Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Wijaya Kusumawardhana (kanan), Peneliti The Indonesian Institute Adinda Teriangke (kedua kanan) dan Pewarta RRI / Bendahara Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) Juned Rodo Josua Sihombing (kiri) hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP-DEM) mengangkat tema “Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas” di Gedung KPU, Selasa (28/10/2025). Diskusi tersebut membahas pentingnya inovasi teknologi pemilu yang transparan dan inklusif di tengah perubahan demografis dan kemajuan digital, sebagai langkah menuju penyelenggaraan pemilu yang lebih modern dan berintegritas menjelang Indonesia Emas 2045.

About The Author