![]()
BEKASI (Independensi.com)- Fungsi dan peran Dewan Pengawas (Dewas), bukan sebagai auditor. Namun, keberadaannya adalah untuk mendampingi seluruh jajaran direksi dan pemangku jabatan yang tergabung dalam keluarga besar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi.
Penegasan itu disampaikan anggota Dewas Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Romli Romliandi, pada saat bertindak sebagai pembina apel pagi para karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bekasi, kemarin.
“Hadirnya kami di struktur Dewan Pengawas ini adalah kolega, bukan untuk menakut-nakuti sebagai auditor. Kami hanya mendampingi, terutama mendampingi para direksi. Kami hanya memberikan motivasi, memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat dilakukan secara maksimal. Kita semua adalah pelayan masyarakat,” tegas Romli Romliandi.
Pemenuhan kebutuhan air bersih adalah hak dasar masyarakat. Banyak warga yang bisa hidup tanpa cinta, tetapi tidak bisa hidup tanpa air. Maka, Perumda Tirta Bhagasasi sebagai pengelolala dan pelayanan air bersih, harus mengutamakan pelayanan yang terbaik.
“Memenuhi kebutuhan air itu menjadi nilai ibadah yang sangat luar biasa. Sedekah yang paling utama, yang paling bagus itu adalah menyediakan air. Itu ada dalam hadits,” ungkapnya.
Romli menegaskan, tidak ada kepentingan yang jauh lebih penting daripada melayani masyarakat akan kebutuhan air bersih. Maka, ia mendoakan dan mengharapkan para Direksi Perumda Tirta Bhagasasi diberikan kemampuan untuk menjalankan amanah yang sandangnya dengan baik.
Sebagai anggota Dewas, ia bersamaa koleganya Bagas Sugeng, juga turun ke kantor- kantor cabang dan cabang pembantu untuk mengetahui kondisi ril, sehingga dalam mengambil suatu sikap dan keputusan, semuanya untuk kepentingan perusahaan dalam memberikan pelayanan air bersih dengan baik kepada pelanggan.
Selain untuk mengetahui kondisi lapangan, juga sebagai ajang silaturahmi sehingga para karyawan pun mengenal Dewas yang merupakan perwakilan Bupati Bekasi sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam perusahaan daerah tersebut. (jonder sihotang)

