Reavan Rio Suryana. (Ist/Dwi Ari Setiadi)

DETEC International Junior Championship 2026: Indonesia Bidik Sapu Bersih Gelar Tunggal

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Turnamen tenis junior internasional DETEC International Junior Championship 2026 resmi kembali digelar di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (24/5/2026). Ajang kategori J30 yang masuk kalender resmi International Tennis Federation tersebut berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka dan menjadi edisi kelima turnamen entry level internasional yang diinisiasi DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club).

Penyelenggara kembali memilih Sukoharjo sebagai tuan rumah setelah menilai fasilitas dan dukungan lokal mampu menunjang kualitas pertandingan internasional. Sebanyak enam lapangan dengan fasilitas lampu penerangan menjadi salah satu faktor utama dipertahankannya venue tersebut.

“Tahun ini adalah penyelenggaraan kedua kami di Sukoharjo. Bukan hanya karena keberadaan enam court yang memiliki lampu penerangan untuk bermain di malam hari, kerja sama yang baik dengan K3n7o3n9 Tennis Academy (K7G) setahun lalu juga jadi alasan kami mempertahankan lokasi tuan rumah untuk edisi kelima turnamen entry level ini,” ujar Direktur Turnamen, Anshari Nursida melalui keterangan tertulis.

Antusiasme peserta turut mempertegas posisi turnamen ini sebagai salah satu ajang penting pembinaan tenis junior kawasan Asia. Lebih dari 100 petenis dari 15 negara ambil bagian dalam turnamen yang berlangsung di kabupaten berjuluk “Kota Makmur” tersebut.

Selain Indonesia selaku tuan rumah, peserta datang dari Singapura, Thailand, Malaysia, India, Tiongkok, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan, Australia, Hungaria, Bulgaria, Rusia, hingga Amerika Serikat. Seluruh peserta bersaing memperebutkan poin peringkat ITF di nomor tunggal dan ganda putra-putri.

Pada nomor tunggal, poin ranking mulai diberikan kepada petenis yang berhasil mencapai babak 16 besar. Sementara di nomor ganda, poin baru diperoleh mulai fase perempat final. Peluang petenis Indonesia untuk mendominasi turnamen terbuka lebar. Berdasarkan daftar unggulan, wakil tuan rumah menempati posisi unggulan teratas di sektor putra maupun putri.

“Melihat peta persaingan, para petenis tuan rumah sangat berpeluang memenangkan turnamen. Tahun lalu, tiga pemain sukses memboyong gelar di dua pekan gelaran. Ada Mischka (Sinclair Goenadi), Michal (Ihsan Wicaksana), dan juga Akmal (Junaini). Semoga hasil ini diulangi oleh yang lain,” kata Anshari.

Di sektor putri, Gwen Emily Kurniawan menjadi unggulan pertama. Petenis berusia 15 tahun itu saat ini menempati peringkat 865 dunia junior ITF dan berpeluang merebut gelar tunggal ITF pertamanya. Cucu legenda bulu tangkis Rudy Hartono tersebut datang dengan modal positif setelah finis sebagai runner-up pada turnamen ITF J30 Bình Dương, Vietnam, April lalu.

Persaingan di sektor putri diprediksi tetap ketat dengan hadirnya unggulan kedua asal Tiongkok, Xinyan Rang. Meski baru berusia 13 tahun dan menempati ranking 1530 dunia, ia datang membawa catatan impresif usai mencapai perempat final ITF J100 Huzhou di Tiongkok pekan lalu.

Sementara itu, di kategori putra, harapan tuan rumah bertumpu pada Alfaradu Sumirat. Petenis asal Tanah Laut, Kalimantan Selatan, yang kini menempati ranking 757 dunia junior ITF itu berupaya mengakhiri penantian gelar tunggal internasional setelah beberapa kali gagal di partai final.

Final ideal pun berpotensi kembali mempertemukannya dengan petenis Amerika Serikat, Brandon Duan, unggulan kedua yang berada di ranking 800 dunia. Pertemuan tersebut bisa menjadi ajang revans setelah Alfaradu kalah pada final ITF J30 Surabaya akhir tahun lalu.

Pertandingan babak utama dimulai pada Senin (25/5/2026) dengan bagan utama 32 besar yang telah terisi penuh melalui fase kualifikasi. Dengan komposisi pemain yang kompetitif dan dukungan publik tuan rumah, DETEC International Junior Championship 2026 diharapkan kembali menjadi panggung lahirnya talenta-tenis muda potensial Indonesia menuju level internasional.

Indonesia meloloskan lima petenis putri dan enam petenis putra dari babak kualifikasi. Di sektor putri terdapat nama Sofia Grace, Ratu Athena, Syavira Dhini, Jacqueline Yang, dan Fajrina Aurelia. Sedangkan di sektor putra, wakil Indonesia yang lolos adalah Reavan Rio Suryana, Moh Galih Prasetyo, Jordan Faith Suryaatmadja, Raffa Rizky Ramadhan, Revano Rhodez, dan Roger Wirawan.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *