![]()
BEKASI (Independensi.com)-Dampak kemarau yang menyulitkan air bersih di Kota Bekasi, hingga saat ini, belum dikeluhkan masyarakat. Hal itu berbeda dengan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi yang hingga saat ini, sudah membagikan air bersih hingga 3,5 juta liter.
Namun demikian, guna mengantisipasi kekurangan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi, Pemerintah Daerah setempat bekerjasama dengan PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur, mengoperasikan sebanyak
11 unit armada water trucking.
Terkait hal itu, pelepasan mobil tangki dilakukan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi, Senin (3/8/2026)

Tri mengatakan, kerjasama ini, dilakukan sebagai langkah strategis mengantisipasi dan menghadapi dampak perubahan iklim, dan kemarau yang hingga saat ini masih terjadi.
Di wilayah Kota Bekasi sendiri, dipastikan ada penurunan debit sumber air. Maka, dengan armada ini dapat melakukan distribusi air bersih di wilayah Kota Bekasi. Hal sama juga akan terjadi di wilayah perkampungan yang sebagian besar masih menggunakan air tanah.
Ke 11 armada yang siap dioperasikan, yerirk 2 unit milik BPBD Kota Bekasi, 3 unit Perumda Tirta Patriot, 3 unit Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta armada pendukung dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Mengingat kemarau yang diperkirakan hingga September 2026, Tri Adhianto juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan air. Gunakan air seperlunya saja, serta membangun budaya hemat air.
Sebagaimana diketahui, sebagian besar wilayah perumahan di Kota Bekasi, sudah terlayani air bersih perpipaan yang dilayani BUMD Perumda Tirta Patriot milik Pemkot Bekasi. Dan hingga saat ini, pelayanan air masih lancar, kendari sumber air baku, ada gangguan ketersediaan untuk diolah. (jonder sihotang)

