Salah satu SD Negeri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Perbaiki 155 Sekolah Rusak, Pemkab Bekasi Alokasikan Rp 19,7 Miliar Tahun 2026

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini, terdapat 155 gedung sekolah yang rusak. Sekolah rusak tesebut mulai SD dan SMP negeri. Namun semakin besar yang rusak, terdiri SD.

Kondisi tesebut, dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman.

Ia berharap pembangunan yang sudah direncanakan, dan telah dialokasikan anggarannya dapat  berjalan sesuai target. Sehingga fasilitas ruang kelas bisa memberikan kenyamanan dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Ia menjelaskan, usulan perbaikan mencakup sekolah dengan kategori kerusakan berat, sedang, hingga ringan, susah dilakukan sejak awal.

Terkait perbaikan sekolah rusak tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi  tahun 2026 mengalokasikan anggaran sekitar Rp 19,7 miliar. Anggaran itu masuk  dalam APBD Perubahan

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan anggaran tersebut dikhususkan untuk perbaikan ruang kelas. Kebijakan itu diambil setelah pemerintah daerah menetapkan rehab ruang kelas sebagai prioritas.

“Benar susah dialokasikan Rp 19,7 miliaran pada APBD Perubahan 2026. Namun dikhususkan untuk rehab ruang kelas,” ujarnya.

Diungkapkan, anggaran tersebut tidak diperuntukkan  dinas teknis  untuk memenuhi kebutuhan perbaikan ruang kelas. Ini yang menjadi prioritas, kendati sebelumnya direncanakan ada untuk pagar sekolah dan lapangan. Namun hal itu sudah diganti karena yang menjadi prioritas adalah perbaikan ruang kelas.

Sekolah itu ada yang masuk kategori rusak berat, sedang, dan ringan. Nantinya yang membangun adalah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *