![]()
BEKASI (Independensi.com)- Guna meringankan beban kerja, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pengemudi becak yang sudah lanjut usia sebanyak 190 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto diserahkan.
Penyerahan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Sekretaris Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Grawiraharto Wicaksono, di, Cikarang Pusat, kemarin.
Dalam kesempatan itu, Asep menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden kepada masyarakat Kabupaten Bekasi melalui bantuan becak listrik dan tablet pintar bagi sekolah dasar.
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan bantuan dari Presiden sebanyak 190 becak listrik, dan tablet untuk 18 Sekolah Dasar, masing-masing sekolah mendapatkan 10 tablet,” ujarnya.
Ia berharap, bantuan tersebut dimanfaatkan dan dirawat dengan baik serta tidak diperjualbelikan maupun digadaikan, sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi para pengemudi becak dalam jangka panjang.
Kepada para pengemudi becak yang mendapat bantuan, diharapkan dapat dioperasikan, dan dirawat secara baik.
“Jangan samain pernah digadaikan dan jangan pernah dijual, karena ini diberikan untuk membantu bapak-bapak bekerja lebih nyaman dan meningkatkan perekonomian keluarga,” tegas Asep.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Yayasan GSN Grawiraharto Wicaksono mengemukakan, program becak listrik merupakan bentuk kepedulian terhadap pengemudi lanjut usia yang masih mengandalkan tenaga fisik untuk bekerja.
“Bantuan ini diberikan melihat bapak-bapak yang sudah berusia lanjut, bahkan sekitar 70 tahun, masih menarik becak dalam kondisi panas dan lelah, sehingga dicari solusi agar mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif,” ujarnya.
12.220 Unit
Becak listrik tersebut dikembangkan bersama PT LEN Industri dan PT Pindad, dan hingga kini telah didistribusikan sekitar 12.220 unit di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, termasuk Kabupaten Bekasi.
Selain becak listrik, Yayasan GSN juga menyerahkan 210 tablet pintar untuk mendukung pembelajaran siswa sekolah dasar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
“Hari ini kita menyerahkan sekitar 190 unit becak listrik dan 210 unit tablet pintar, dengan harapan bantuan ini dapat meringankan tenaga para pengemudi, meningkatkan pendapatan harian, serta mendukung kecerdasan anak-anak yang sedang belajar,” tuturnya.
Ia juga meminta penerima menjaga dan merawat becak listrik serta tidak memperjualbelikannya. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat mendukung penyediaan titik pengisian baterai agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. (jonder sihotang)

