Anggota FKMA mendengarkan tausiah dari Ma’ruf Amin di Rumah Jama’ah, Jakarta, Senin (11/2/2029).

FKMA Dukung Jokowi-Amin

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Dukungan untuk Capres dan Cawapres 01 Ir Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin terus berdatangan. Sejumlah organisasi, paguyuban, ormas, maupun personal datang mengalir secara sukarela untuk menyatakan deklarasi dan berikrar akan memenangkan capres dan cawapres 01 itu.

Langkah Amin membuka “Rumah Jama’ah” di kediamannya di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, untuk kegiataan kajian keagamaan dan tausiah kebangsaan memudahkan setiap lapisan masyarakat datang bersilaturrahim dan mendengarkan kajian serta visi dan misinya.

Pada Senin (11/2/2019), giliran 99 orang jamaah datang mengatasnamakan Forum Komunikasi Masyarakat An-Nahdliyyin (FKMA). Mereka menggelar sholat shubuh berjamaah, zikir, tahlil, istighosah, dan doa bersama sebelum mendengarkan tausiah kebangsaan Amin.

FKMA merupakan gabungan personal berbasih Nahdlatul Ulama. Ada yang anggota merupakan anggota PMII, Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, ISNU, maupun Sarbamusi. Tapi, mereka datang tidak mengatasnamakan organisasi badan otonom NU.

“Kami santri mengaji dan santri mengabdi. Murid KH. Ma’ruf Amin. Berdarah Nahdlatul Ulama. Santri ikut Kiai dan pasti Pilih Kiai. Kami akan memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Ketua FKMA, Ahmad Kamil.

“FKMA bisa juga kepanjangan dari Front Kemenangan Ma’ruf Amin. Jadi, paguyuban ini memang sudah berikrar jiwa dan raga untuk Kiai kami tercinta. Setelah kami melakukan istikhoroh, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin adalah yang terbaik untuk bangsa ini. Sinergi umaro dan ulama, Indonesia pasti akan maju,” kata juru bicara FKMA, Muzakki Bin KH Ubaidillah Isa.

Amin memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran sejumlah generasi muda milenial dengan bendera FKMA yang dengan sukarela memberikan dukungan total. Dukungan besar ini menambah energinya bersama Joko Widodo untuk total berkampanye dan memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

‘Untuk semua relawan 01. Utamanya, FKMA yang mayoritas santri saya dan banyak juga anak-anak kiai yang merupakan saudara serta teman saya perlu diingat bahwa menenangkan kontestasi Pilpres itu penting. Tapi, jauh lebih penting menjaga kedaulatan bangsa. NKRI harus kita jaga bersama,” kata Amin.

“Santri Abah dalam berkampanye dan meyakinkan pemilih secara door to door harus ingat tiga hal: jaga akhlaqul karimah, jangan mencaci maki, dan jangan menyebarkan hoax.  Ingatkan bagi yang mencaci maki dan hoax meskipun itu pendukung pesaing, dua hal itu bukan ajaran Islam. Jauhkan dan hindari bersama. Pilihan boleh beda, ukhuwah tetap dijaga,” kata Amin menegaskan.