(Dari kiri) Johannes Dermawan, Christine Wiradinata, Jimmy Masrin, George Gandranata, Budiarsa Sastrawinata dan Hiroyosi Suga. (Toto Prawoto)

Ciputra Golfpreneur Tournament Tambah Hadiah

JAKARTA (IndependensI.com) – Untuk keempat kalinya Asian Development Tour (ADT) kembali menggelar Ciputra Golfpreneur Tournament Presented by Panasonic, yang akan berlangsung pada 23-26 Agustus 2017 bertempat di Damai Indah Golf – BSD Course, dengan total hadiah sebesar US$110.000, meningkat dari tahun sebelumnya.

Event tersebut merupakan pertandingan ADT ke-10 pada tahun 2017 dan yang pertama diselenggarakan di Indonesia tahun ini. Sebanyak 144 pemain akan bersaing dalam Ciputra Golfpreneur Tournament – termasuk pemain yang berasal dari Professional Golf Tour of Indonesia.

“Ciputra Group menjadi pelopor yang selalu mendukung perkembangan golf di Asia secara konsisten. Kami juga sangat bangga menjadi tuan rumah turnamen bergengsi ini,” kata Budiarsa Sastrawinata, Managing Director Ciputra Group.

Lebih jauh Budiarsa Sastrawinata mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung kegiatan golf di Indonesia dan berterimakasih kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya event tersebut.

Managing Director Ciputra Group tersebut menegaskan, dengan adanya peningkatan jumlah hadiah sebesar sepuluh persen, diharapkan dapat lebih memotivasi para pemain sekaligus menarik para stakeholder lainnya.

Sementara Hiroyoshi Suga, President Director of PT.Panasonic Gobel Indonesia, merasa sangat terhormat menjadi sponsor Ciputra Golfpreneur Tournament.

Suga-san yakin hal tersebut akan menjadi tawaran yang baik untuk platform calon profesional agar lebih unggul dalam permainan, terutama dengan adanya poin peringkat dunia yang ditawarkan. Dan, pro terbaik di negara penyelenggara ADT akan diundang untuk mengikuti turnamen Panasonic Japan Open.

Sementara, Jimmy Masrin, Chairman of Asian Tour, mengungkapkan bahwa pemilik peringkat Order of Merit (pemain pengumpul hadiah terbanyak dalam satu musim kompetisi ADT) akan mendapatkan kartu Asian Tour.

Hal itulah yang sangat didambakan oleh para pro yang berkompetisi di ADT – termasuk pro terbaik saat ini di Indonesia: George Gandranata. “Untuk menyongsong ADT kali ini, saya sudah mempersiapkan diri dengan beberapa kali berlatih di BSD Course,” kata juara dua kali Indonesia Golf Tour (IGT) kemarin saat hadir dalam press conference yang berlangsung di Ciputra Word, DBS Tower Lantai 39, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepada IndependensI.com George mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan untuk bisa bermain under di BSD Course, salah satunya, harus bisa memukul bola dalam 2 on di par 5.

George Gandranata

“Semua pegolf pasti tahu fairway di BSD Course itu jaraknya panjang-panjang.Hanya pemain long hitter sajalah yang bisa melakukannya,” katanya.

George Gandranata mengaku secara terus terang bahwa dirinya bukanlah pemain bertipe long hitter.

“Tapi, saya bersyukur.Sekarang saya sudah mulai bisa memukul 2 on di fairway yang panjang-panjang itu… Mudah-mudahan nanti saya bisa bermain baik apalagi kali ini saya main di rumah sendiri,” kata pro yang sangat aktif mengikuti event seri ADT tersebut sambil tersenyum.

Tampaknya partisipan Ciputra Golfpreneur Tournament Presented by Panasonic 2017 bakal sangat berhati-hati mengingat jelang event tersebut bergulir pihak pengelola BSD Course – seperti yang disampaikan Christine Wiradinata, Director of Damai Indah Golf – membuat lapangan jauh lebih challenging lagi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya saat dipercaya menjadi host event yang sama.

“Salah satunya pasir-pasir yang ada di bunker lebih dipertebal lagi,” kata Christine Wiradinata yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jendral PB PGI kepada IndependensI.com. “Dengan situasi dan kondisi golf course seperti itu diharapkan persaingan akan ketat dan seru,” tegasnya.

Lalu bagaimana peluang para profesional golfer tuan rumah, menjawab pertanyaan ini Johannes Dermawan, Chairman of PGA Tour of Indonesia (d/h PGPI), menyatakan sangat optimistis karena sejak beberapa tahun belakangan ini iklim kompetisi lokal tour di dalam negeri sudah semakin kondusif.

Johannes Dermawan

“Dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, iklim kompetisi lokal tour saat ini jauh lebih baik,” tegasnya.

Atas dasar itulah, JD, sapaan akrab Chairman of PGA Tour of Indonesia, yakin bahwa George Gandranata dan kawan-kawan akan mampu bersaing dalam event ADT kali ini. “Kini saatnya pro lokal yang muda-muda yang akan mengangkat nama bangsa dan negara di ajang persaingan golf profesional,” kata JD. (Toto Prawoto)