Toyota Gandeng Mazda Tembus Proteksi Trump

JAKARTA (IndependensI.com) – Toyota berencana membahas penguatan kemitraan dengan Mazda. Produsen mobil asal Jepang itu dilaporkan sudah hampir mencapai kesepakatan dan berencana membangun pabrik bernilai US$1,6 miliar di Amerika Serikat.

Langkah ini diambil setelah industri otomotif Jepang menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan proteksi Presiden AS Donald Trump untuk perusahaan AS. Trump berniat memberlakukan hambatan lebih banyak terhadap produk impor untuk melindungi pengusaha dalam negeri.

Trump sempat mengecam Toyota yang berencana membangun pabrik baru di Meksiko. Sang presiden megancam akan memberlakukan tarif masuk yang tinggi untuk produk dari pabrik tersebut.

Saham Toyota, yang belum punya pabrik di AS, naik lebih dari lima persen pada perdagangan Jumat (4/8/2017) pagi di Tokyo.

Toyota mengatakan bakal membahas kemitraan dengan Mazda pada rapat direksi Jumat siang ini.

“Pada Mei 2015, Toyota dan Mazda sudah menandatangani nota kesepahaman untuk menjajaki berbagai bidang kerja sama,” kata Toyota dalam pernyataannya Jumat ini.

“Kami berniat mengajukan proposal untuk disajikan kepada dewan direksi hari ini terkait kemitraan dengan Mazda,” katanya tanpa merincinya.

Mazda juga mengeluarkan pernyataan serupa.

Kedua perusahaan menegosiasikan kesepakatan yang akan membuat Toyota punya sekitar lima persen saham Mazda.

Bloomberg News melaporkan bahwa Toyota dan Mazda memeprtimbangkan kepemilikan saham silang dan membangun pabrik perakitan di Amerika Serikat bernilai US$1,6 miliar.

Pabrik di AS itu diproyeksikan punya kapasitas produksi 300.000 unit kendaraan per tahun dan membuka setidaknya 4.000 lowongan kerja. Pabrik ini direncanakan beroperasi mulai 2021.