Korut Bikin Kontestan Olimpiade 2018 Ketakutan

JAKARTA (IndependensI.com) – Austria, Jerman, dan Prancis mengisyaratkan mundur dari Olimpiade Musim Dingin 2018 di Korea Selatan. Ketiga negara itu mencemaskan keamanan atletnya terkait aktivitas nuklir Korea UTAra.

Pesta olahraga internasional itu dijadwalkan berlangsung di Pyeongchang pada Februari 2018. Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah berusaha menenangkan anggotanya namun beberapa negara tidak yakin.

“Jika keadaan memburuk dan keamanan atlet kami tidak terjamin, kami tidak akan berangkat ke Korea Selatan,” kata Ketua Komite Olimpiade Austria, Karl Stoss, Jumat (22/9/2017).

Sehari sebelumnya, Menteri Olahraga Prancis Laura Flessel, mengutarakan kecemasan serupa. “Jika keadaan semakin buruk dan kami tidak bisa mendapatkan jaminan keamanan, tim Prancis tidak akan ke sana,” kata Flessel.

Flessel, pemilik lima medali anggar Olimpiade, menjadi pejabat tinggi pertama yang mencemaskan keamanan atlet. Olimpiade Pyeongchang dijadwalkan berlangsung pada 9-25 Februari 2018. Lokasinya hanya sekitar 80 kilometer dari perbatasan Korea Utara.

Absennya Austria dan beberapa negara utama di ajang musim dingin menjadi hantaman buat penyelenggara Olimpiade Pyeongchang.

Di ajang sebelumnya, Olimpiade Sochi 2014, Austria meraih 17 medali dan mendominasi cabang olahraga ski.

Jerman, yang mendominasi cabang biathlon dan kereta luncur, masih terus mengamati perkembangan di Semenanjung Korea. di Sochi, kontingen Jerman meraih 19 medali termasuk delapan medali emas.

Komite Olimpiade Jerman mengatakan mereka masih menunggu “waktu yang tepat” untuk mengambil keputusan.