Box cuilvert

Mengenal “Box Cuilvert”, Saluran Air Sekaligus Jembatan Sederhana

JAKARTA (IndependensI.com) – Prasarana transportasi yang baik seperti jalan amat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan desa. Salah satu solusi yang efektif adalah dengan memanfaatkan box cuilvert atau bangun beton berbentuk kotak.

Box cuilvert punya fungsi ganda yaitu sebagai saluran air sekaligus jembatan sederhana. Itu sebabnya Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA ’45) memperkenalkannya penerapannya dalam pengabdian masyarakat di Kampung Nagrak, Desa Cipeucang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada April 2017.

Prasarana di kampung itu kurang memadai karena konstruksi saluran air hanya dibangun dari galian tanah. Lintasan kendaraan di atasnya terbuat dari konstruksi jembatan kayu yang tidak terlalu kuat sehingga mudah runtuh dan membahayakan pengguna jalan.

Survei lapangan

Tim Pengabdian Masyarakat Teknik Sipil UTA ’45 telah membuat perencanaan box culvert yang multi fungsi dan rencana anggaran biaya proyek pembangunannya. Box culvert terbuat dari beton sehingga dapat memikul beban lalu lintas di atasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini terbagi atas tiga tahapan yaitu survei lapangan, rancang bangun, dan sosialisasi.

Sistem struktur box culvert dimodelkan dalam dua tipe. Tipe pertama berupa elemen balok-kolom yang ditumpu sendi-rol untuk mewakili pondasi yang digunakan. Tipe kedua berupa elemen pelat. Dari hasil desain, didapat dimensi box culvert dengan lebar 1 meter, tinggi 1,5m, panjang 4,5m, dan ketebalan pelat 0,2 m.

Box culvert tersebut didesain menggunakan mutu beton fc’ 30 Mpa dengan pelat samping menggunakan tulangan lentur D19 sebanyak 20 buah dan tulangan geser D10 dengan jarak 200mm. Pada pelat atas dan bawah menggunakan tulangan D16-200. Biaya pembuatan diperkirakan sebesar Rp11.720.000.

Diagram penulangan pelat samping dan pelat atas.

Sosialisasi dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Teknik Sipil dan dihadiri oleh warga dan aparat desa setempat. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan aparat desa punya gambaran tentang rencana desain box culvert dan mengetahui estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatannya.