![]()
PIDIE JAYA (IndependensI.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 4–7 Februari 2026 di Kecamatan Meurah Dua dan Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi keilmuan keperawatan yang terlaksana berkat dukungan pendanaan hasil kerja sama antara 100 Musisi Heal Sumatera, ILUNI (Ikatan Alumni) Universitas Indonesia, dan ILUNI Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (ILUNI FIK UI) untuk membantu pemulihan kesehatan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK), serta mendapatkan dukungan penuh seperti yang disampaikan oleh Eddy Azwar, SKM., M.Kes., selaku Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pidie Jaya, sebagai bentuk sinergi lintas sektor antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana.

Pada 5 Februari 2026, tim melaksanakan kegiatan trauma healing dan edukasi kesehatan bagi siswa-siswi SDN 1 Meurah Dua. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan psikososial anak-anak yang terdampak bencana sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Dalam kesempatan tersebut, tim juga menyalurkan bantuan dan bingkisan berupa alat tulis dan nutrisi tambahan kepada para siswa, serta bantuan kepada guru SDN 1 Meurah Dua sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan proses pendidikan pascabencana.
Rangkaian kegiatan selanjutnya dilaksanakan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, melalui pelayanan kesehatan dasar gratis yang dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Meurah Dua. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi kesehatan, serta pemberian pengobatan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, tim juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan pakaian, serta mukena dan kain (persiapan Ramadhan) kepada warga terdampak untuk membantu meringankan beban masyarakat pascabencana. Warga antusias dan senang mendapatkan bantuan yang sangat dibutuhkan. Warga mengatakan masih kurang bantuan yang didapatkan, khususnya ke warga yang lokasinya di bagian-bagian dalam. Kadang warga yang di bagian dalam tidak tahu jika ada bantuan yang datang. Harapan mereka agar semua bantuan merata dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan kondisi pasca bencana banjir. Bencana banjir membuat trauma bagi warga, apalagi saat hujan lebat, karena khawatir bencana terulang Kembali. Pemulihan dari semua aspek sangat dibutuhkan warga agar pulih dan berharap dapat hidup normal seperti sebelum bencana.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Tuti Afriani, S.Kp., M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang dengan pendekatan keperawatan terintegrasi yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan dukungan psikososial. “Dukungan dana dari 100 Musisi Heal Sumatera dan ILUNI UI memungkinkan kegiatan ini terlaksana secara komprehensif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik dari aspek kesehatan fisik maupun psikososial,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia bersama para mitra menegaskan komitmen dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi serta mendukung inisiatif kemanusiaan lintas sektor untuk mewujudkan pemulihan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan di wilayah terdampak bencana.
Kegiatan ini disponsori oleh Tring by Pegadaian, serta berkolaborasi dengan ILUNI UI, ILUNI FIK UI, Kementerian Kebudayaan RI, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, BUMN, T Space, Don Sistem Suara, Yayasan Matauli, Palang Merah Indonesia, Swara, Miyara Sumatera, WWF, Rumah Zakat, Save The Children
(Penulis: Baskoro Abdiansyah, S.Kep., Ns.dan Dr. Tuti Nuraini, S.Kp., M.Biomed)

