Ilustrasi Kota Manado. (Istimewa)

Manado Kembangkan Kota baru

MANADO (IndependensI.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan mengembangkan pembangunan kota baru, dengan empat konsep pengembangan yang serba lengkap untuk memenuhi kebutuhan penduduk.

“Pengembangannya adalah kota baru yang komunikatif mendorong kepedulian lingkungan, menjadi smart city-smart growth, kompak dan aero city dan pusat pemerintahan,” kata Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Manado, Liny Tambajong seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/10).

Tambajong menjelaskan, “aero city” sebagai penggerak utama pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan penduduk dengan Bandara sebagai infrastruktur utama kota, kemudian pengembangan fungsi sebagai kawasan pendukung utama terhadap operasional Bandara Samratulangi.

Lebih jauh Tambajong mengatakan, gagasan pengembangan kota baru Manado sebagai “aero city” dan pusat pemerintahan, ada empat aspek, yakni, fisik alami lingkungan hidup, kependudukan sosial budaya, perekonomian dan prasarana wilayah dan transportasi. Kota baru Manado akan dibangun di Mapanget, maka akan ada pengembangan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut. “Pengembangan ekonomi kawasan baru Mapanget, diarahkan pada sektor ekonomi sekunder dan tersier untuk mendukung aerocity, keberadaan perkantoran pemerintah dan kawasan pemukiman baru kota,” katanya.

Pengembangan ekonomi kota, kata Tambajong menjadi kawasan aero city diarahkan sebagai pusat bisnis nasional khususnya jasa perkantoran, pergudangan dan perhotelan. Kemudian kawasan perkantor pemerintah Manado, kata Tambajong, dimana pengembangannya akan berimplikasi pada kebutuhan dukungan jasa dan pelayanan seperti restoran, penginapan dan perumahan untuk pegawai.

Sedangkan kawasan untuk pengembangan perdagangan dan jasa, sudah ada sebuah kawasan perdagangan besar yang menjangkau pelayanan hingga wilayah kabupaten sekitar, dan kawasan terpadu Paniki Dua, yang memiliki berbagai lokasi terpadu seperti Balitka, karpet biru, pacuan kuda yang terintegrasi sebagai kawasan terpadu olahraga.