Komunitas Hijaber Dukung Muhaimin Iskandar Sebagai Cawapres

YOGYAKARTA (IndependensI.com) – Perkumpulan komunitas pencinta hijab atau hijaber yang tergabung dalam Paras Jogja mendukung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Umum 2019.

“Kami penuh tekad menyatakan dukungan kepada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres pada Pemilu 2019. Kami menyakini bahwa Cak Imin adalah pemimpin zaman ‘now’ yang kami butuhkan,” kata Koordinator Paras Jogja Aslikh Rina di Yogyakarta, Minggu (26/11/2017).

Pada Deklarasi Dukungan Kepada Muhaimin Iskandar Sebagai Cawapres 2019, Aslikh mengatakan bahwa pergeseran aktivitas ekonomi dari konvensional menjadi digitalisasi telah merangsang komunitas hijaber untuk bergerak kreatif, membekali dengan “skill”, dan inisiasi.

“Kami sadar, sebagai perempuan yang terkumpul dalam komunitas hijaber perlu turut serta dalam persaingan tersebut. Selain eksistensi, kami juga ingin berperan meningkatkan ekonomi kami dan masyarakat secara luas,” katanya.

Menurut dia, pengembangan ekonomi kreatif menjadi kenyataan sekaligus menjadi tuntutan. Oleh karena itu, Paras Jogja sebagai komunitas hijaber menginginkan adanya campur tangan pemimpin-pemimpin nasional.

“Kami sebagai komunitas hijaber menginginkan pemimpin-pemimpin nasional turut campur tangan dalam membekali ‘skill’, pengetahuan wirausaha, dan regulasi dalam bentuk aturan sebagai pelindung dan jaminan aktivitas kami,” katanya.

Menurut dia, dunia fashion yang berkaitan dengan hijab telah naik daun. Hijab tidak hanya menjadi “pakaian” bagi Muslimah, tetapi juga telah menjadi gaya dari sebuah penampilan.

“Ekosistem kewirausahaan telah berada di depan mata kami, dan itulah mengapa kami menaruh amanah kepada Muhaimin Iskandar,” katanya sebagaimana dikutip Antara.

Ia mengatakan bahwa di dalam “etalase” yang berjejer pemimpin-pemimpin pilihan nasional, hanya Muhaimin Iskandar yang bisa menjembatani “kegelisahan” komunitas hijaber dalam berwirausaha.

“Gaya Muhaimin Iskandar yang elegan serta cara berpikir dan bertindak yang milenialis membuat kami makin yakin bahwa Cak Imin pasti bisa menjawab ‘kegelisahan’ kami,” kata Aslikh.