Mobil Tesla Roadster seperti ini yang akan dikirim Elon Musk ke antariksa.

Bos Tesla Berencana Kirim Mobil ke Mars

JAKARTA (IndependensI.com) – Bos Tesla, Elon Musk, berencana mengirim mobil listriknya yang berwarna merah ke Planet Merah, Mars.

Awalnya banyak orang mengira pendiri dan pemimpin SpaceX itu bergurau ketika melontarkan ide tersebut di Twitter, akhir pekan lalu. Namun pada Rabu (6/12/2017), Musk mengatakan mobil Tesla Roadster-nya akan menjadi muatan pertama yang diangkut roket Falcon Heavy.

“Tujuannya adalah orbit Mars. Mobil itu akan berada di antariksa hingga miliaran tahun atau lebih jika tidak meledak dalam pengiriman,” kata miliarder nyentrik itu.

SpaceX memastikan bahwa pengiriman mobil itu ke antariksa benar-benar direncanakan.

Falcon Heavy disebut-sebut sebagai roket terkuat di dunia. Roket ini mampu mengangkut manusia dan barang ke tujuan yang lebih jauh seperti ke Bulan dan Mars.

Falcon Heavy dapat membawa muatan hingga 119.000 pound (54 ton) atau setara dengan Boeing 737 dengan penumpang penuh. Daya angkutnya dua kali Delta IV Heavy, roket terbesar yang saat ini ada.

Roket Saturn V, yang diluncurkan pada 1973, masih tercatat sebagai roket terkuat sepanjang sejarah. Masih ada dua roket lagi yang lebih besar di era Soviet yaitu N1 yang merupakan roket terkuat yang pernah dibuat tapi gagal diluncurkan, dan Energia yang hanya dua kali diluncurkan.

Falcon Heavy sebenarnya adalah tiga roket Falcon 9 yang dijadikan satu. Wahana antariksa ini total memiliki 27 mesin Merlin.

SpaceX mengatakan biaya pengiriman barang menggunakan Falcon Heavy hanya sekitar sepertiga Delta IV.

Perusahaan itu belum menetapkan tanggal peluncuran Falcon Heavy dari Tanjung Canaveral, Florida. Tapi mereka menyebutkan peluncuran, yang sudah beberapa kali ditunda, akan dilakukan pada Januari 2018.

Selain mobil Tesla, sejumlah barang lain akan diangkut Falcon Heavy pada peluncuran perdananya.

“Perlu dipahami bahwa ada peluang roket ini meledak saat peluncuran. Jadi saya tidak berniat menaruh apa pun yang nilai sentimentalnya tidak tergantikan,” kata Musk.