Silaturahmi Majelis Umat Beragama Kota Bekasi. (foto:jonder sihotang)

Majelis Umat Beragama Mampu Bangun Kondusifitas Masyarakat

BEKASI (IndependensI.com) – Silahturahmi  Pengurus Majelis Umat Beragama (MUB)  Kota Bekasi dengan Wali Kota Rahmat Effendi yang dilakukan  baru-baru ini,  bertujuan untuk menjaga kondusifitas kerukunan yang selama ini sudah terwujud di Kota Bekasi.

Pertemuam yang dihadiri Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi Abdul Manan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi Jamak Sari Abdul Majid, Camat dan Lurah serta para Ketua dan pengurus MUB tingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bekasi,  diselenggarakan Badan Kesbangpol Kota Bekasi.

Wali Kota  Rahmat Effendi menyampaikan bahwa sejak tahun 2011 pihaknya telah membangun  deklarasi antar umat beragama hingga  ke tingkat kecaman. Akhirnya  menghasilkan sebuah institiusi yang namanya Majelis Umat Beragama (MUB) dan tidak ada di Kabupaten Kota lainnya yang mampu membentuk ini.

“Karena kalau warganya sudah saling bertoleran, saling menghormati satu sama lain, perbedaan suku dan keyakinan namun dalam konteks membangun kota ini,  maka yang namanya kondusifitas wilayah aman dan nyaman sudah pasti tercapai,” ujarnya.

Jika kondusifitas terjadi, maka investor akan masuk dan menanamkan uangnya sehingga uang yang beredar di Kota Bekasi banyak. Kemudian laju pertumbuhan ekonomi bagus, tenaga kerja terbuka dan inflasinya turun.

“Maka kita mampu mengangkat derajat saudara-saudara kita untuk hidup lebih baik tinggal di Kota Bekasi. Sampai saat ini masih banyak orang yang ingin tinggal di Kota Bekasi karena mereka tahu tinggal di Kota Bekasi ada kehidupan yang lebih baik dan mudah mencari kerja di Kota Bekasi,” ujarnya.

Rahmat mengakui masih terdapat kekurangan dalam hubungan interaksi antara pemerintah dengan institusi MUB karenab secara vertikal MUB berada dibawah koordinasi dan naungan FKUB.Tapi sinergitasnya konsisten.

Titik sentralnya MUB adalah untuk membentuk masyarakat secara bersama-sama dalam satu forum menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkenaan dengan heterogensi masyarakatdi Kota Bekasi, ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya institusi ini apa yang sudah kita lakukan dalam membangun Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan ini mampu memaksimalkan perannya untuk kepentingan masyarakat secara bersama-sama. (jonder sihotang)