Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi (berkacamata hitam), ketika mengunjungi petani Bawang Merah di Brebes, Kamis (11/1/2018). (Humas Kementerian Pertanian)

Panen Serentak, Kementan Beli Bawang Merah Petani Brebes 40 Ton

JAKARTA (Independensi.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah berhasil meningkatkan produksi bawang merah di seluruh Indonesia.

Brebes sebagai salah satu sentra poroduksi bawang merah pada bulan Desember 2017 telah menghasilkan bawang merah sebesar 33.933 Ton. Namun akibat panen serentak di seluruh Indonesia, harga bawang merah mengalami sedikit penurunan.

Demikian dalam keterangan pers kepada Independensi.com, Kamis (11/1/2018).

Untuk membantu meringankan beban petani bawang merah, Pemerintah (Kementerian Pertanian) melakukan pembeliaan bawang merah melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sebanyak 40 Ton secara bertahap selama sebulan.

“Kami beli bawang merah petani brebes, sehingga para petani diharapkan masih bisa menerima keuntungan,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, ketika mengunjungi petani Bawang Merah di Brebes, Kamis.

Harga ditingkat petani saat ini sekitar Rp. 11.500/kg untuk bawang merah ukuran super, Sedangkan Kementan membeli dengan harga Rp 13.000/kg.

Sementara itu, untuk membantu petani, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mewajibkan para ASN/PNS membeli bawang merah sebanyak 13 Ton, Perum Bulog sebanyak 17 Ton, dan ASN/PNS Kabupaten Brebes sebanyak 24 Ton.

Selain itu, selaku vendor TTI (Tatis Setiawan) pada Rabu dan Kamis (10-11/1/2018) melakukan pembeliaan Bawang Merah langsung dari petani total sebanyak 15 Ton di Desa Keboleden, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes dengan harga Rp. 13.000/kg. Sedangkan harga di tingkat petani/produsen menurut Nasrudin salah seorang petani bawang merah untuk jenis super sebesar Rp. 11.500/kg, untuk jenis sedang Rp. 8.000 – 9000/kg, dan untuk ukuran kecil Rp. 7.000/kg.

Transaksi pembeliaan ini disaksikan langsung oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Budhiarso.